Tanjung (Suara NTB) – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris berinisial ASP, berusia 81 tahun, meninggal dunia di Lombok Utara, Senin, 4 Agustus 2025. Perempuan lansia tersebut diduga serangan jantung, lantaran ia didapati sudah tak bernyawa sesaat turun dari speedboat rute Gili Trawangan – Pelabuhan Teluk Nara, kecamatan Pemenang.
Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kapolsek Pemenang, AKP Henni Andriani, dalam keterangan persnya mengungkapkan korban memiliki riwayat penyakit jantung dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal itu diketahui dari keterangan pihak keluarga.
Dijelaskan, kronologi meninggalnya korban bermula saat korban menyeberang menggunakan speedboat dari Gili Trawangan menuju Teluk Nara. Korban dan keluarga sempat berlibur di Gili Trawangan dan berniat kembali ke daratan.
“Tiba di dermaga pelabuhan sekitar pukul 07.00 WITA, korban tiba-tiba pingsan sesaat setelah turun dari boat,” ungkap Henni.
Melihat situasi tersebut, warga yang melihat bergegas membantu keluarga korban. Korban digotong dari anjungan menuju area tunggu penumpang untuk selanjutnya dievakuasi menggunakan kendaraan roda empat menuju Puskesmas Nipah.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis di Puskesmas Nipah, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut (visum luar),” sambung Kapolsek Pemenang.
Sementara, hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis RS Bhayangkara menunjukkan bahwa, korban diperkirakan meninggal kurang dari 24 jam. Pada tubuh korban tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan. Korban sendiri tidak dilakukan otopsi karena tidak diizinkan oleh pihak keluarga. “Dugaan kuat penyebab kematian adalah serangan jantung,” imbuhnya. (ari)

