spot_img
Jumat, Februari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBGerakkan Ekonomi Kreatif, Fornas VIII di NTB Jadi Panggung Produk UMKM

Gerakkan Ekonomi Kreatif, Fornas VIII di NTB Jadi Panggung Produk UMKM

Mataram (Suara NTB) – Perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII di Kota Mataram, NTB dibuka resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam acara seremoni pembukaan tersebut, Menko AHY menyampaikan apresiasinya atas kemeriahan penyelenggaraan Fornas VIII yang memadukan unsur olahraga, budaya, seni, UMKM dan pariwisata.

“Kita baru saja menjadi saksi perhelatan yang luar biasa. Pagelaran budaya dan seni yang sangat memukau malam ini tidak hanya menyemarakkan ajang olahraga, tetapi juga menyampaikan semangat Indonesia yang semakin sehat, bugar, dan gembira,” ujar AHY.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,  Teuku Riefky Harsya menyambangi produk UMKM lokal.(Suara NTB/ist)

Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan bahwa Fornas bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk membangun karakter dan memperkuat solidaritas sosial. Selain itu Fornas juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama melalui penguatan sektor ekonomi kreatif, UMKM, dan pariwisata lokal.

“Kegiatan seperti ini mampu menggerakkan roda ekonomi daerah. Hadir pula Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Teuku Riefky Harsya, sebagai bentuk komitmen untuk terus mengembangkan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menyampaikan kekagumannya terhadap kualitas karya-karya para pelaku ekonomi kreatif NTB. Teuku Riefky menyebutkan bahwa ekonomi kreatif merupakan sektor strategis dengan tujuh subsektor prioritas nasional, yaitu fesyen, kuliner, kriya, musik, film/animasi/video, game, dan aplikasi. Ia menyoroti potensi besar NTB dalam kolaborasi antar-subsektor.

“Animonya di daerah-daerah tentang ekonomi kreatif ini luar biasa,” ungkapnya, sambil menyampaikan bahwa semakin banyak provinsi dan kabupaten/kota yang kini membentuk dinas ekonomi kreatif, yang menandakan semakin menguatnya kesadaran akan pentingnya sektor ini.

Lebih lanjut, Menparekraf menegaskan bahwa fokus pemerintah adalah pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, dan investasi. Ia menyatakan komitmen Kementerian Ekonomi Kreatif untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangkitkan perekonomian NTB melalui penguatan sektor kreatif.

Di tempat yang sama, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif, termasuk pembinaan dan permodalan bagi pelaku UMKM. Even Fornas tersebut menjadi momentum penting bagi UMKM NTB untuk unjuk gigi di hadapan publik nasional. (*)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO