spot_img
Jumat, Maret 6, 2026
spot_img
BerandaNTBTampil Memukau di Fornas VIII, Tari Kolosal NTB Diundang Tampil di HUT...

Tampil Memukau di Fornas VIII, Tari Kolosal NTB Diundang Tampil di HUT Kemerdekaan RI

Mataram (Suara NTB) – Gubernur Provinsi NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan rasa bangganya atas diundangnya para penari kolosal yang tampil memukau, dengan menggambarkan keragaman kekayaan budaya Provinsi NTB pada opening seremoni Festival olahraga masyarakat nasional (Fornas) VIII tahun 2025 di Mataram, pada 26 Juli lalu.

Para penari kolosal itu diminta tampil di Istana Negara Jakarta pada Peringatan Hari Kemerdekaan ke-80, tanggal 17 Agustus 2025 mendatang. “Alhamdulillah saya merasa bangga apa yang kita ditampilkan pada Opening seremoni Fornas kemarin mendapatkan dapat apresiasi dari Istana Negara untuk tampil di HUT RI nanti,” ungkap Lalu Iqbal.

Ia menjelaskan tari kolosal yang merupakan karya koreografi Kepala Taman Budaya NTB, Lalu Suryadi Mulawarman diminta untuk tampil di Istana Negara tentang kemerdekaan Republik Indonesia, dengan tema kepahlawanan, tentunya dengan mengangkat 3 budaya besar yang ada di Nusa Tenggara Barat,—Sasak, Samawa dan Mbojo.

Jumlah penari yang akan tampil sebanyak 200 personil, dan konsep yang akan ditampilkan tentunya berbeda dengan saat pembukaan Fornas. “Insyaallah kita akan mempersiapkan diri dan siap tampil nanti di Istana tanggal 17 Agustus,” ujarnya.

Gubernur Iqbal menambahkan, tarian kolosal yang akan ditampilkan di Istana Negara akan sedikit berbeda dari yang tampilkan sebelumnya pada pembukaan Fornas VIII NTB. Kali ini tema besar yang akan dibawakan adalah kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengangkat keberagaman budaya NTB dan tema kepahlawanan.

Sementara itu, Kepala Taman Budaya NTB Lalu Suryadi Mulawarman selaku sutradara dan koreografer tim penari mengungkapkan ia akan melatih timnya sebaik mungkin untuk tampil di Istana. Sebanyak 200 penari dan gendang beleq sebagai pengiring siap ditampilkan untuk memukai saat peringatan hari kemerdekaan nanti.

 “Tidak semua provinsi bisa diundang untuk tampil di istana negara. Ini adalah kehormatan,” jelasnya. Lebih jauh Surya menjelaskan, untuk konsep yang ditampilkan akan memadukan keberagaman budaya Sasambo dengan tokoh-tokoh pejuang asli NTB seperti arahan pak Gubernur. (*)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO