spot_img
Kamis, Februari 26, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANDisdik Kaji Kemungkinan Penutupan SD 36 Ampenan

Disdik Kaji Kemungkinan Penutupan SD 36 Ampenan

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram tengah mengkaji kemungkinan penutupan atau merger Sekolah Dasar Negeri (SDN) 36 Ampenan. Penutupan tersebut lantaran sekolah yang berlokasi Jalan Bung Karno, Pagutan Timur, Kota Mataram itu kekurangan murid dan ada konflik berkepanjangan di wilayah sekitar sekolah.

Kepala Disdik Kota Mataram, Yusuf beberapa waktu lalu mengatakan akan meninjau langsung ke sejumlah sekolah di Mataram untuk menentukan apakah sekolah tersebut patut ditutup atau dimerger.

“Jadi sama pak Sekda hari Sabtu mungkin akan melihat mana sekolah-sekolah yang akan segera kita tutup, kita tutup. Kemudian kalau kita merger, kita merger dia,” katanya.

Salah satu sekolah yang berpotensi untuk ditutup adalah SDN 36 Ampenan. Sekolah tersebut sebelumnya hanya menerima dua siswa saat SPMB kemarin. “Tapi masih kita kaji ini kan. Apakah dia merger atau ditutup atau dibangunkan apa, dijadikan apa,” jelasnya.

Menurut Yusuf, alasan penutupan SDN 36 Ampenan itu lantaran sekolah tersebut berada dalam kondisi yang cukup sulit. “Pertama karena kurang murid. Kalau yang mau ditutup karena ada jalur atau tembok di situ yang menjadi penghalang dan kalau dibuka itu akan terjadi keributan,” terangnya.

SDN 36 Ampenan kini hanya memiliki 33 murid aktif. Enam murid kelas IV telah lulus pada tahun ajaran 2025/2026. Sehingga, kini berjumlah 29 murid bila ditambah dengan 3 murid baru.

Kendati menerima murid yang relatif sedikit, SDN 36 Ampenan tetap melaksanakan program wajib seperti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan kegiatan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) usai mendapat siswa pada SPMB kemarin. (sib)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO