spot_img
Kamis, Februari 26, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANDorong Alumni SMK Magang ke Jepang

Dorong Alumni SMK Magang ke Jepang

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB melalui Bidang Pembinaan SMK mendorong alumni SMK magang di Jepang. Hal tersebut merupakan wujud dukungan Dinas Dikbud NTB menghasilkan lulusan siap kerja.

Kabid Pembinaan SMK, Dikbud NTB, Supriadi pada Selasa (5/8/2025) mengatakan, dorongan magang ke Jepang tersebut merupakan upaya dinas untuk menjadikan lulusan SMK di NTB siap kerja sesuai dengan bidang keahliannya.

“Ini cara kita. Kan kita harus support dari sekarang terkait dengan bahasa dan kompetensi yang dimiliki. Misal seperti SMKN 6 Mataram itu ada beberapa dari dia sekolah sudah dilatih untuk bekerja di Jepang. Begitu tamat dia bisa langsung kerja,” katanya kepada Suara NTB.

Saat ini, sebanyak 40 lulusan SMK yang berkeinginan magang dan bekerja di Jepang tengah mengikuti pelatihan tahap 1 di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB.

“Ini baru pelatihan tahap 1 dulu. Setelah lulus tahap 1 baru nanti pelatihan tahap 2, baru mereka diberangkatkan,” jelasnya.

Sebanyak 40 lulusan SMK yang menjalani pelatihan tahap 1 tersebut nantinya akan mengikuti tahap 2. Supriadi membeberkan terkait kemungkinan penjaringan kembali terhadap 40 peserta tersebut.

“Tetap akan diseleksi lagi. Kalau mereka sampai akhir bagus, mungkin saja nanti mereka semua bisa berangkat. Tetapi kalau dalam masa proses pelatihan ada yang misalnya kurang bagus dari segi budaya kerjanya bisa saja tidak berangkat,” ungkap Supriadi.

Program magang ke Jepang ini tidak hanya diperuntukkan untuk lulusan SMK saja, akan tetapi alumni SMA dan lulusan S1 pun bisa mengikutinya. “Yang sudah lulus, baik yang SMA maupun yang SMK. Kalau SMK kan kelebihannya sudah punya kompetensi, sudah punya skill, tinggal perbaikan bahasa. Nah kalau SMA harus dua-duanya,” ucap mantan Plt. Pembinaan SMA itu.

Adapun jenis pekerjaan yang akan ditempati bagi peserta yang lulus nantinya cukup beragam. Mulai dari, perusahaan mesin, perhotelan, dan perusahaan layanan lainnya.  “Dan itu gratis. Masuk lewat Disnakertrans, kemudian berangkat,” jelasnya.

Dinas Dikbud NTB terus mendorong lulusan-lulusan SMK untuk mengasah kemampuan dan keahliannya. Sehingga, siswa SMK menjadi lulusan yang siap kerja dan menurunkan angka pengangguran di NTB. (sib)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO