spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATMenaker Rencana Letakkan Batu Pertama Pembangunan BLK KSB

Menaker Rencana Letakkan Batu Pertama Pembangunan BLK KSB

Taliwang (Suara NTB) – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Yassierli direncanakan akan meletakkan batu pertama pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat. Kedatangan Menaker meresmikan dimulainya pembangunan BLK di Kecamatan Taliwang itu akan terselenggara pada tanggal 20 November mendatang, bertepatan dengan peringatan hari lahir (Harlah) KSB ke-22.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi mengatakan, konfirmasi rencana kedatangan menghadiri Harlah KSB sekaligus peletakan batu pertama pembangunan BLK itu disampaikan oleh Menteri Yassierli saat bertemu Bupati H Amar Nurmansyah baru-baru ini. “Sebelumnya saya mendampingi Pak Buati bertemu Menaker. Nah saat itu kami minta kesediaan beliau hadir di Harlah nanti sekalian meresmikan dimulainya pembangunan BLK Taliwang,” katanya, Selasa, 5 Agustus 2025.

Untuk peletakan batu pertama pembangunan BLK oleh Menaker itu, Slamet mengatakan, pihaknya segera melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya melakukan pembersihan lahan lokasi pembangunan yang terletak di Kelurahan Telaga Bertong. “Anggaran pembersihan lahannya sudah kami usulkan di APBD Perubahan ini,” sebutnya.

Berdasarkan hasil pertemuannya dengan Menteri Yassierli sebelumnya. Menaker memberikan banyak perspektif bagaimana nantinya BLK dikelola tidak sekedar menyediakan tempat pelatihan keterampilan kerja teknis (hard skill). Namun agenda pelatihannya juga harus menyasar keterampilan non teknis atau soft skill, seperti pelatihan etika, disiplin kerja dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Nah nanti BLK kita yang baru nanti akan membuka kegiatan-kegiatan non teknis seperti itu. Karena jujur keterampilan itu sangat dibutuhkan di dunia usaha,” kata Slamet.

Slamet selanjutnya menyampaikan, pengelolaan BLK KSB ke depan akan menerapkan semangat gotong royong. Sebagaimana ide Bupati H Amar Nurmansyah, BLK akan melibatkan tiga pihak. Selain pemerintah daerah dan pusat, dunia usaha dalam hal ini PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan seluruh aliansinya juga akan turut dilibatkan.

“Ide Pak Bupati, BLK nanti kita kelola bersama. Kita (Pemda) menyediakan infrastrukturnya, pusat dari sisi kebijakan dan daya dukung peralatannya. Nah kalau perusahaan tugasnya menyediakan instrukturnya,” pungkasnya. (bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO