Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) gelombang I jenjang SMA dan SMK di NTB telah memasuki hari kedua pada Selasa (5/8/2025). Beberapa sekolah di Mataram tengah melangsungkan asesmen.
Sebagai informasi, pelaksanaan ANBK di NTB dilakukan pada 2 gelombang yakni, gelombang 1, 4-5 Agustus 2025. Kemudian gelombang II pada, 6-7 Agustus 2025.
Salah satu sekolah yang melangsungkan pelaksanaan ANBK gelombang I adalah SMAN 3 Mataram. Panitia ANBK SMAN 3 Mataram, Faradilah Hendriana pada Selasa, 5 Agustus 2025 mengatakan pelaksanaan ANBK di SMAN 3 berjalan dengan lancar, tanpa kendala berarti.
“Yang di hari pertama kemarin alhamdulilah semua sudah melaksanakan dengan baik. Yang kemarin literasi, kalau hari ini numerasi,” katanya.
Faradilah menyebut, sebanyak 45 siswa SMAN 3 Mataram mengikuti pelaksanaan ANBK pada hari kedua ini. Sebanyak 45 siswa tersebut dipilih secara acak oleh Kemendikdasmen.
Hasil pelaksanaan ANBK tersebut nantinya akan diakumulasi dan dikonversi menjadi nilai rapor pendidikan sekolah. “(ANBK) untuk menilai sekolah jadi rapor pendidikan oleh pusat itu. Jadi sekolah, setiap tahun dinilai dalam bentuk rapor pendidikan. Lewat asesmen ini,” jelasnya.
Selain siswa, tenaga pendidik juga akan mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Dari semua hasil tersebut, sekolah akan mendapat rapor pendidikan sebagai wujud dari kualitas sekolah.
Faradilah berharap, SMAN 3 Mataram mendapat peningkatan dalam semua aspek penilaian di rapor pendidikan, baik dari literasi maupun numerasi. “Rapor kita mungkin dari nilai sekian terus meningkat setiap tahunnya dan juga menjadi motivasi untuk bapak ibu guru untuk lebih meningkatkan kompetensi lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, pada jenjang SMK di NTB sendiri pelaksanaan ANBK gelombang I juga berjalan dengan lancar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB mengharapkan pelaksanaan ANBK jenjang SMK di NTB memberikan sumbangsih peningkatan pada nilai rapor pendidikan.
Kabid Pembinaan SMK NTB, Supriadi mengatakan muatan soal yang dikerjakan oleh SMK tidak berbeda dengan SMA. “Sama saja. Karena ANBK ini sama saja Mapelnya. Karena tidak masuk ke yang dasar-dasar kompetensi tidak ada di sana,” katanya, Selasa (5/8/2025).
Pada pelaksanaan ANBK tahun ini, Supriadi menekankan ada peningkatan pada nilai rapor pendidikan sekolah, khususnya di jenjang SMK. “Harapannya meningkat tahun ini. Kalau ada peningkatan berarti ada perubahan pola pendidikan yang ada di sekolah terkait dengan bagaimana penerapan literasi dan numerasi di SMK,” pungkasnya. (sib)


