spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATTerganjal Usia hingga Temuan Inspektorat, Delapan Pelamar Seleksi JPTP Lobar Terpental

Terganjal Usia hingga Temuan Inspektorat, Delapan Pelamar Seleksi JPTP Lobar Terpental

Giri Menang (Suara NTB) – Dari 39 pelamar yang mendaftar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkab Lombok Barat (Lobar), 31 pelamar dinyatakan lulus tahap administrasi. Sedangkan delapan pelamar terpental alias gugur.

Delapan pelamar gugur karena ada persyaratan yang tak terpenuhi, di antaranya usia, pangkat atau golongan dan surat keterangan. Salah satunya bebas temuan Inspektorat.

Ketua Tim Pansel Prof. Agusdin Subiantoro yang dikonfirmasi media menyampaikan, para peserta yang tidak lolos terganjal beberapa syarat administratif.

“Ada yang pangkatnya belum memenuhi, ada yang usianya melebihi batas maksimal. Ada juga yang tidak melengkapi dokumen rekam jejak, termasuk tidak mendapat rekomendasi dari Inspektorat,” jelasnya, Selasa, 4 Agustus 2025.

Hasil seleksi administratif ini pun telah diumumkan oleh Tim Pansel melalui website resmi Pemkab dan BKD dan BPSDM Lobar. Tahapan selanjutnya, dilaksanakan technical meeting yang digelar, Rabu, 6 Agustus 2025.

Setelah technical meeting, para peserta akan mengikuti tes asesmen berbasis CAT pada 7–8 Agustus, penulisan makalah pada 9 Agustus, dan wawancara pada 11 Agustus. ”Tugas kami nanti menyiapkan tiga nama untuk masing-masing jabatan yang akan diserahkan kepada bupati,” sambungnya.

Sementara itu, Sekretaris Pansel yang juga Kepala BKD Provinsi NTB Drs. Tri Budiprayitno, MSi., menegaskan penentuan tiga besar dilakukan melalui empat indikator utama. Yakni rekam jejak, hasil asesmen, penilaian makalah dan presentasi, serta wawancara mendalam. ”Kami dari tim pansel juga akan menggali lebih dalam penguasaan substansi dari para peserta saat sesi wawancara,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini menegaskan proses seleksi diserahkan sepenuhnya kepada tim pansel. ”Saya hanya akan menerima tiga nama hasil seleksi untuk masing-masing OPD. Tidak ada pejabat titipan, apalagi karena kedekatan politik saat Pilkada kemarin,” tegasnya.

Bupati pun membuka peluang transparansi dan penilaian objektif dalam proses seleksi akhir. Ia dan Wabup nantinya akan tes langsung terhadap peserta yang lolos tiga besar. Bupati juga mempersilakan, wartawan hadir bila ingin melihat langsung proses wawancara yang dilakukan bersama Wabup tersebut. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO