Kamis, Maret 12, 2026

BerandaNTBBMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Mataram (Suara NTB) – Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) memperingatkan adanya potensi dini banjir Rob di wilayah pesisir Lombok dan Bima. Potensi adanya banjir Rob tersebut diperkirakan berlangsung dari Kamis, 7 Agustus 2025  sampai Minggu, 11 Agustus 2025.

BMKG Stamet ZAM, memperkirakan cuaca di wilayah Lembar cerah berawan hingga hujan ringan. Dengan tinggi gelombang mencapai 0.1 sampai 2.5 meter. Pasang maksimum lebih dari 1.7 meter dengan waktu pasang 08.00-13.00 Wita.

Sementara prakiraan cuaca di wilayah Sape juga relatif sama, cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, ketinggian gelombang cukup rendah daripada wilayah Lembar yakni, 0.1 sampai 2.0 meter. Pasan maksimum lebih dari 1.7 meter dengan waktu pasang 07.00-14.00 Wita.

Dari prakiraan cuaca tersebut, BMKG Stamet ZAM menyebut beberapa wilayah yang berpotensi terdampak di antaranya, Ampenan, Sekarbela, Gedung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok untuk wilayah Lombok.

Sementara wilayah Sumbawa ada Sumbawa dan Labuhan Badas. Lalu Bima, Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.

Kepala BMKG Stamet ZAM, Satria Topan Primadi mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir Lombok dan Bima agar berhati-hati dan tetap waspada.

“Dengan adanya fenomena tersebut, masyarakat di sekitar pesisir Lombok dan pesisir Bima, bantaran sungai dan daerah yang lebih rendah diimbau tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum, seperti adanya banjir Rob,” katanya melalui rilis resmi, Rabu, 6 Agustus 2025.

Ia juga menyerukan agar masyarakat terus memantau perkembangan cuaca melalui laman resmi dan media sosial BMKG. (sib)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO