Dompu (Suara NTB) – Program seragam gratis bagi siswa kelas 1 SD/MI dan kelas 7 SMP/MTs menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Bambang Firdaus, SE – Syirajuddin, SH yang telah dilaunching pada Hari Pendidikan Nasional tahun 2025 lalu.
Kendati sudah dilaunching, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu masih harus menunggu kepastian jumlah siswa serta ukuran seragamnya dari sekolah. “Kita masih menunggu kepastian jumlah siswa dengan ukuran seragamnya dari sekolah untuk dilakukan pengadaan. Sampai hari ini belum semua terkumpul,” kata Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Drs H. Rifaid, M.Pd kepada media ini, Rabu, 6 Agustus 2025.
Program seragam gratis ini, kata H. Rifaid, direncanakan untuk kelas 1 SD/MI dan kelas 7 SMP/MTs. Dalam perencanaannya semua siswa di sekolah negeri maupun swasta. Namun direncanakan sebanyak 7 ribuan stel seragam siswa SD dan SMP. “Tapi data yang masuk untuk jumlah siswa baru kelas 1 SD/MI dan kelas 7 SMP/MTs ini ada 9 ribuan. Ini yang sedang kita lihat lagi,” kata H. Rifaid.
Karena ini menjadi program unggulan dan sudah dialokasikan anggarannya, sehingga akan tetap diupayakan merata dan dinikmati para siswa. Sehingga dapat membantu meringankan beban para orang tua dalam memenuhi kebutuhan seragam sekolah anak – anaknya. “Karena masih diproses, tentu tidak bisa langsung diterima sekarang,” jelasnya.
Adanya pembengkakan jumlah siswa baru, dikatakan H. Rifaid, karena banyak siswa yang belum cukup umur sudah didaftarkan masuk sekolah. Untuk kelas 1 SD, sejatinya usia anak 7 tahun. Tapi faktanya, ada banyak di bawah usia itu. Begitu juga dengan kelas 7 SMP yang seharusnya usia 12 tahun, tapi karena cepat masuk SD sehingga tamatnya belum sampai usia 12 tahun. (ula)

