spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBKepala Museum NTB Raih Gelar Doktoral dengan Predikat Cumlaude

Kepala Museum NTB Raih Gelar Doktoral dengan Predikat Cumlaude

Mataram (Suara NTB) – Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam meraih gelar doktoralnya setelah mengikuti proses ujian selama tiga jam lamanya di ruang Fakultas Hukum, Universitas Mataram, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Pada proses akhir pengujian tersebut, Ahmad Nuralam berhasil menyabet gelar cumlaude dengan nilai 3,90.

Pada pelaksanaan ujian itu turut hadir, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Drs. Abdul Wahab, MA beserta civitas akademika. Pemimpin Redaksi Suara NTB, H. Agus Talino, Kepala DInas Pemuda dan Olahraga H. Wirawan Ahmad, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Dr. Najamuddin, MM., dan tamu undangan lainnya.

Hadir pula sebagai ketua majelis sidang doktoral, Dekan Fakultas Hukum, Unram, Dr. Lalu Wira Pria Suhartana, SH. MH., Prof. Dr. Moh Fadli, SH. MH (Penguji Eksternal), Prof Dr. Kurniawan, SH., M.Kum, (Penguji), Prof. Dr. H. M. Galang Asmara, M.Hum., Dr. H. Kaharuddin, SH. MH (Penguji), Dr. Muh. Risnain, SH. MH. Dr. RR. Cahyowati, SH. MH., (Ko. Promotor), dan Dr. Chrisdianto Eko Purnomo, SH. MH.

Ahmad Nuralam mengatakan, dirinya bersukur telah menyelesaikan fase doktoral ini. Baginya, proses yang ditempuh selama 3 tahun itu, bisa ia selesaikan dengan tepat waktu.

“Alhamdulillah sudah plong. Dari proses 3 tahun kita sudah bisa selesaikan dan pada fase ini kita bersyukur kepada Tuhan yang maha esa bahwa kita bisa menyelesaikan program studi ini,” katanya kepada Suara NTB, Rabu, 6 Agustus 2025.

Untuk meraih gelar doktor itu, Ahmad mengangkat judul “Hakikat Frasa ‘Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa’ dalam Pembukaan Peraturan Perundangan-undangan”. Ahmad memilih judul ini sebab relevan dengan tugas kesehariannya sebagai seorang legal drafting. Di mana kerapkali berinteraksi dengan peraturan perundang-undangan.

“Dan frasa ini ternyata memang pernah ada yang meneliti, tapi menurut kami kesimpulannya agak berbeda dengan hasil yang kami temukan. Dan itu Alhamdulillah bisa kita pertahankan depan majelis penguji disertasi,” jelasnya.

Dari pantauan, proses sidang disertasi Ahmad Nuralam yang juga merupakan Kepala Museum NTB itu berjalan khidmat sekaligus cair. Ahmad Nuralam terlihat percaya diri ketika menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang terlontar dari penguji dan promotor.

Meski demikian, Ahmad Nuralam mengaku kesulitan dalam menjawab pertanyaan dari penguji dan promotor. “Cukup sulit dan saya lihat pertanyaan beberapa profesor dewan penguji itu cukup lama dan mengejar. Jadi dari yang saya alami Sebelum-sebelumnya yang kita lalui tadi cukup berbobot,” ungkapnya.

Ia berharap, hasil disertasi yang dibuatnya dapat bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya bagi masyarakat luas. “Kita berharap memang dengan disertasi ini kita memberikan tambahan pengalaman secara keilmuan bahwa frasa dengan Rahmat Tuhan yang maha esa itu bukan sesuatu yang asal ditaruh. Tapi itu adalah konsekuensi bahwa pembuat peraturan perundang-undangan dia bersumpah atas nama Tuhan bahwa apa yang dia hasilkan itu harusnya bermanfaat bagi masyarakat luas,” urainya.

Dirinya juga berencana akan menerbitkan hasil disertasi tersebut menjadi sebuah buku bacaan. Dengan harapan dapat memberikan kontribusi dalam pemajuan ilmu pengetahuan, terutama ilmu hukum. (sib)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO