Mataram (Suara NTB) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Nusa Tenggara Barat (NTB) siap melaksanakan Konferensi Daerah (Konferda PDIP NTB) sebagai bagian dari agenda nasional pergantian kepengurusan partai. Hal ini sesuai instruksi Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, usai Kongres V PDIP beberapa waktu lalu.
Instruksi tersebut mengharuskan seluruh pengurus PDIP di tingkat daerah untuk menyelenggarakan Konferda dan Konfercab—masing-masing untuk kepengurusan provinsi dan kabupaten/kota—paling lambat Desember 2025.
Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjalankan arahan DPP secara tegak lurus. “Tentu nanti akan diikuti dengan Konferda. Karena ini instruksi Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) dan harus dijalankan dengan penuh kesetiaan,” ujar Rachmat Hidayat, Rabu, 6 Agustus 2025.
Namun demikian, Rachmat menyebut bahwa hingga saat ini DPD PDIP NTB masih menunggu juklak dan juknis (petunjuk pelaksanaan dan teknis) resmi dari DPP terkait mekanisme pelaksanaan Konferda. “Untuk aturan teknis belum ada. Kami masih menunggu dari DPP. Tapi Ibu Megawati sudah memberi gambaran umum bahwa Konferda harus selesai paling lambat Desember 2025,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Konferda PDIP merupakan forum tertinggi di tingkat DPD yang digelar setiap lima tahun sekali. Forum ini bertujuan menyusun kembali struktur kepengurusan partai di tingkat provinsi.
Menariknya, sejak tahun 2000 hingga kini, posisi Ketua DPD PDIP NTB masih dijabat oleh H. Rachmat Hidayat, tokoh senior yang dikenal dekat dengan Megawati Soekarnoputri dan kerap dijuluki sebagai “barang antik” oleh sang Ketua Umum. Nama Rachmat pun disebut-sebut masih sangat kuat untuk kembali dipercaya memimpin PDIP NTB ke depan. (ndi)


