spot_img
Selasa, Februari 3, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATDinas Kominfo KSB Gelar Pelatihan SDM Bidang Manajemen Data

Dinas Kominfo KSB Gelar Pelatihan SDM Bidang Manajemen Data

Taliwang (Suara NTB) – Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan data, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Data. Kegiatan pelatihan itu diselenggarakan selama sehari pada, Jumat, 8 Agustus 2025.

Pelatihan ini diikuti oleh para operator data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda KSB, Dinas Kominfo mendaulat Kepala Seksi Statistik, Khadafi Zubaidi sebagai pemateri tunggalnya.

Peserta antusias mengikuti Pelatihan Manajemen Data pada Jumat, 8 Agustus 2025.(Suara NTB/bug)

Kepala Diskominfo KSB, Abdul Muis mengatakan, pentingnya pelatihan ini untuk membekali para operator data OPD dengan keterampilan dalam merencanakan, mengelola, menyimpan, dan mengamankan data. Hal ini diharapkan mendukung inisiatif yang bertujuan menyediakan data berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah.

“Pelatihan ini membekali perangkat daerah agar lebih memahami definisi dan tujuan pengelolaan data. Dengan data yang berkualitas, pemerintah dapat mengambil keputusan yang lebih informatif untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Muis dalam sambutannya saat membuka pelatihan.

Sepanjang pelatihan, para peserta disajikan materi lengkap mengenai pengetahuan pengelolaan data. Mulai dari pengantar manajemen data, metode analisa data, pengetahuan mengenai aplikasi yang digunakan dalam mengolah data, hingga teknik pemanfaatan dan pengamanan data.

Muis menjelaskan, selama ini fokus utama lebih pada pengumpulan data tanpa melanjutkan ke tahap analisis. Padahal, data yang dikumpulkan perlu diolah agar dapat menghasilkan kesimpulan yang bermanfaat.

“Data yang dimiliki menjadi dasar pengambilan keputusan. Namun, tanpa pengolahan atau analisis, data tersebut tidak memiliki makna yang signifikan. Analisis data memungkinkan kita menarik wawasan yang dapat mendukung pengambilan keputusan secara tepat,” urainya.

Dari sisi aplikasi, berdasarkan pemaparan Khadafi selaku pemateri, bahwa aplikasi yang digunakan untuk membantu proses analisis dan penarikan kesimpulan dari data selama ini dapat memanfaatkan perangkat aplikasi ‘Orange Data Mining’. Aplikasi ini memudahkan analisis bagi pengguna meski tidak memiliki latar belakang di bidang informatika.

Selama mengikuti pelatihan para peserta tidak saja mendengarkan pemaparan materi, tetapi sekaligus juga mempraktikkannya. Dalam pelatihan ini digunakan 4 studi kasus sebagai bahan percobaan dan contoh analisis. Menurut Khadafi, pemberian contoh kasus itu penting karena selama ini operator data OPD hanya mengumpulkan data tanpa mampu memberikan kesimpulan yang jelas akibat keterbatasan kemampuan teknis.

Secara umum manajemen data yang baik memungkinkan sebuah organisasi otonom atas data yang dimilikinya. Mengumpulkan, mengelola, menyimpan, dan melindungi data yang dimiliki secara efektif dapat diakukan seluruhnya. (bug/*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO