Mataram (Suara NTB) – Jelang peringatan HUT RI ke -80 pada 17 Agustus 2025. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa pihaknya akan fokus dan memastikan pengawalan tiga program prioritas Presiden Prabowo Subianto kepada para guru.
Diketahui ketiga program yang diluncurkan pemerintah dalam rangka HUT ke-80 RI meliputi bantuan insentif untuk 341.248 guru non-ASN yang belum memiliki sertifikasi profesi. Kemudian, bantuan subsidi upah bagi 253.407 pendidik PAUD nonformal.
Presiden juga memberikan bantuan afirmasi untuk peningkatan kualifikasi akademik S-1 atau D-4 bagi 12.500 guru di seluruh Indonesia.
Ketua DPW PKB NTB ini, meminta agar program Presiden tersebut tepat sasaran, terutama kepada para pendidik di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Kami fokus mengawal tiga program bantuan Presiden Prabowo Subianto ini agar dapat menyasar ke pihak yang membutuhkan,” ujar Lalu Hadrian melalui keterangan persnya pada Jumat (8/8).
Ia mengaku bahwa pihaknya berkomitmen mengawal pelaksanaan program ini, sehingga bantuan-bantuan pemerintah untuk tenaga pendidik benar-benar tepat sasaran.
Menurut Lalu Hadrian, pihaknya menyambut baik komitmen Presiden untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Ia menilai keputusan yang diambil Prabowo sebagai langkah konkret pemerintah kepada para guru.
“Tentu, kami di Komisi X DPR menyambut baik komitmen Presiden dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Di hari istimewa, jelang kemerdekaan, Presiden menunjukkan bukti konkret jika pemerintah benar-benar menaruh perhatian serius terhadap kesejahteraan tenaga pendidik,” jelas Lalu Hadrian.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian para guru di Tanah Air. Lalu Hadrian berharap Hari Kemerdekaan RI ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia.
“Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia, terima kasih para guru atas dedikasi dan pengabdiannya untuk bangsa dan negara. Kami ingin peringatan kemerdekaan RI tahun ini menjadi momentum semua pihak membangun kualitas pendidikan yang bermutu, khususnya hingga ke wilayah 3T,” pungkasnya. (ndi)


