spot_img
Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TENGAHProgram Oplah Dimulai,TNI dan Dinas Pertanian Loteng Lakukan Pengukuran Lahan

Program Oplah Dimulai,TNI dan Dinas Pertanian Loteng Lakukan Pengukuran Lahan

Praya (Suara NTB) – Program Optimalisasi Lahan (Oplah) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) siap dimulai pada musim tanam ketiga tahun ini. Sebagai persiapan Dinas Pertanian Loteng bersama Kodim Loteng turun melakukan pengukuran area lahan yang masuk menjadi bagian dari program Oplah. Untuk memastikan luas dan batas lahan yang akan dioptimalkan sesuai data yang telah ditetapkan.

Di tahap awal, program Oplah akan dilaksanakan diwilayah Kecamatan Praya Barat dilahan seluas 1.000 hektar. Jumlah tersebut masih bisa bertambah, dengan target luas lahan mencapai 2.500 hektar. Tim teknis dari Dinas Pertanian Loteng, pun sudah mulai turun melakukan pengukuran lahan tresier di wilayah Desa Persidang Masjuring, Sabtu,8 Agustus 2025 kemarin.

“Pengukuran lahan tresier yang dilakukan bersama tim teknis dari Dinas Pertanian Loteng ini untuk memastikan bahwa luas dan batas lahan yang akan dioptimalkan sesuai data yang telah ditetapkan,” terang Babinsa Desa Persiapan Masjuring Sertu Muhiludin yang turut serta mengawal proses pengukuran lahan.

Dikatakanya, lahan-lahan pertanian yang masuk dalam program Oplah nantinya akan mendapatkan perlakuan khusus. Mulai dari perbaikan saluran irigasinya, pemadatan tanah hingga penataan ulang petak sawahnya. Semua itu dilakukan agar proses pengolahan lahannya bisa lebih efektif dari sebelumnya.

Sehingga produktifitas lahan pertanian tersebut bisa meningkat. Sebagaimana tujuan dari dilaksanannya program Oplah yakni mendukung meningkatkan produktivitas pertanian. Sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. “Dengan Oplah ini diharapkan hasil panen petani bisa meningkat signifikan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut,” tegasnya.

TNI dalam hal ini akan turut mengawal seluruh proses pelaksanaan program Oplah. Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Dengan sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat ini, program Oplah diharapkan bisa  menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan berkelanjutan di daerah ini.

“TNI hadir untuk membantu petani memastikan proses pengukuran berjalan lancar dan sesuai prosedur. Sehingga tidak ada kendala di kemudian hari,” ujarnya seraya menambahkan hasil dari pengukuran itu nantinya bisa segera digunakan sebagai acuan pelaksanaan program. Sehingga manfaat programnya bisa segera dirasakan oleh para petani. (kir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO