spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATResidivis Narkoba Kembali Ditangkap Satres Narkoba Polres KSB

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Satres Narkoba Polres KSB

Taliwang (Suara NTB) – Sudah pernah terjerat hukum kasus narkoba, seorang pria berinisial SK alias R (41) tak juga kapok. Warga Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea ini kembali harus berurusan dengan polisi. Ia ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres KSB karena diduga kuat masih terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Penangkapan terhadap SK alias R ini terjadi pada Kamis, 7 Agustus 2025 lalu. Ia diamankan di kediamannya oleh petugas Satres Narkoba Polres KSB sekaligus dengan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat (bruto) 2,68 gram.

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa SK alias R merupakan residivis kasus serupa. Ia pada tahun 2018 pernah dijatuhi vonis penjara 4 tahun oleh Pengadilan Negeri Sumbawa dan menjalani masa hukuman di Lapas Kelas II A Sumbawa Besar.

Di hadapan penyidik, SK mengaku memperoleh sabu tersebut dengan cara membeli dari seorang pria berinisial YP, warga Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, seberat 5 gram dengan harga Rp5 juta. Narkotika itu kemudian ia edarkan di wilayah Taliwang dengan harga Rp1.400.000/gram.

Di mana dari setiap gramnya ia mendapat keuntungan sebesar Rp400 ribu.

Dari total 5 gram yang dibeli, tersangka SK telah menjual sekitar 2,4 gram kepada pembeli di wilayah Taliwang. Sisanya, 2,68 gram berhasil diamankan oleh petugas saat penangkapan.

Kini, SK alias R telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Sumbawa Barat untuk 20 hari ke depan.

Seluruh barang bukti disita guna memperkuat proses pembuktian hukum.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain memenegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karenanya ia berharap setiap elemen masyarakat dapat berperan aktif tanpa kenal lelah.

“Penangkapan residivis ini menjadi pengingat bahwa bahaya narkoba masih mengintai, dan upaya pemberantasannya membutuhkan sinergi antara kepolisian dan warga. Langkah kecil seperti melaporkan aktivitas mencurigakan bisa menjadi awal dari penyelamatan banyak generasi,” imbuh Kapolres. (bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO