spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATDisparpora KSB Dorong Kelembagaan Ballona Festival Kertasari

Disparpora KSB Dorong Kelembagaan Ballona Festival Kertasari

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat mendorong pembentukan kelembagaan penyelenggara Ballona Festival Kertasari.

Kepala Disparpora KSB, Nurdin Rahman mengatakan, sudah saatnya festival pariwisata tahunan itu dibuatkan lembaga penyelenggara otonom untuk mendukung keberlanjutan penyelenggaraan setiap tahunnya.

“Saya sudah bilang ke panitianya buat lembaganya apalah itu lembaga adat atau apalah. Sehingga festival itu bisa kontinu digelar setiap tahun,” katanya.

Telah berlangsung tiga tahun berturut-turut, Ballona Festival Kertasari menurut Nurdin punya daya tarik kepariwisataan yang sangat kental. Festival yang digelar oleh masyarakat Desa Kertasari itu dapat mengakomodasi kegiatan kebudayaan lainnya. Tidak sekadar budaya masyarakat pabiring (warga pesisir-adat budaya Sulawesi) yang dapat dipertujukkan sebagai atraksi budaya utamanya.

“Karena digelar beberapa hari sehingga kita bisa juga masukkan gelaran adat lainnya sebagai tambahan pertunjukkan,” kata Nurdin.

Satu aksi dalam festival itu dapat melibatkan banyak pihak di dalamnya, yakni perlombaan lupi-lupi (miniatur sampan). Lomba itu, kata dia, bisa melibatkan para pengunjung. Hal ini akan memberi sensasi baru bagi wisatawan di mana ia dapat berpartisipasi langsung dalam atraksi kebudayaan yang ditontonnya.

“Inovasi pertujukan itu bisa dibuat kalau kelembagaan pelaksananya paten. Sehingga bagi wisatawan yang datang tahun ini mau datang lagi tahun berikutnya untuk merasakan sensasi keikutsertaannya dalam festival itu,” imbuh Nurdin.

Ballona Festival Kertasari tahun 2025 ini akan digelar pada akhir Agustus mendatang. Menurut Nurdin, pihak panitia menyatakan telah menyiapkan beragam atraksi kebudayaan spektakuler. “Tentu akan dibuat lebih menarik lagi. Dan harapan saya tahun depan festival itu sudah ada kelembagaan otonomnya sehingga kita bisa jadikan ia sebagai salah satu agenda pariwisata tahunan,” tukasnya. (bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO