spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMAwasi Pembuangan Sampah di Kali

Awasi Pembuangan Sampah di Kali

PEMERINTAH Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pembuangan sampah sembarangan di aliran Kali Ancar yang melintasi wilayahnya. Langkah ini dilakukan guna menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah potensi banjir akibat penumpukan sampah di badan sungai.

Lurah Pejanggik, Mahnun, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuang sampah rumah tangga langsung ke kali. Bahkan, dari hasil pemantauan langsung, ditemukan adanya sampah berserakan di sejumlah titik, termasuk di sekitar trotoar.

“Kami langsung turun untuk mengawasi. Alhamdulillah, setelah dilakukan pengawasan, beberapa hari terakhir sudah tidak terlihat lagi warga yang membuang sampah di lokasi tersebut,” ujarnya, Rabu, 13 Agustus 2025.

Sebagai upaya pencegahan jangka panjang, Kelurahan Pejanggik akan menambah armada pengangkut sampah dengan berkoordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram. Penambahan armada ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) yang kerap meluber hingga ke jalan dan area sungai.

“Kami sudah ajukan permintaan penambahan armada ke DLH. Dengan distribusi pengangkutan yang lebih cepat, kami harap tidak ada lagi alasan membuang sampah ke sungai,” jelasnya.

Selain pengawasan dan penambahan armada, Kelurahan Pejanggik juga aktif melakukan edukasi kepada warga melalui sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mahnun menyebutkan, keterlibatan RT/RW serta tokoh masyarakat sangat penting dalam mengedukasi warganya.

“Dari hasil pengawasan kami, ternyata sampah juga dibuang oleh warga dari luar Pejanggik. Maka, selain pengawasan, kolaborasi lintas wilayah juga diperlukan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat. Jika lingkungan bersih, sungai tidak tersumbat, maka semua yang akan merasakan manfaatnya. Selain itu, kota jadi lebih sehat, lebih indah, dan bebas dari bencana banjir. “Untuk sementara belum kita terapkan sanksi hanya sebatas imbauan dulu,” katanya

Mahnun berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak lagi menjadikan kali sebagai tempat pembuangan sampah. (pan)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO