spot_img
Sabtu, Februari 28, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK UTARAKemenag NTB Bangun Pos Observasi Bulan di KLU

Kemenag NTB Bangun Pos Observasi Bulan di KLU

Tanjung (Suara NTB) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, membangun Poa Observasi Bulan (POB) di Dusun Onggong, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Rabu, 13 Agutus 2025 . Sarana ini akan menjadi tempat pengamatan hilal dan fenomena astronomi keagamaan, mendukung penetapan kalender Hijriyah yang akurat dan terpercaya dan meningkatkan kenyamanan dan untuk pelayanan kepada masyarakat.

Momen tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., Kakanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz, S.HI., MH., Anggota DPRD NTB dari Lombok Utara, Ketua DPRD KLU, Dandim 1606 Mataram diwakili Pabung Letkol Inf I Made Ngakan Marjuna, pejabat perwakilan Polres Lombok Utara, sejumlah pejabat Kemenag KLU, OPD serta masyarakat sekitar.

Kepala Kanwil Kemenag NTB, H. Zamroni Aziz, mengungkapkan pembangunan fasilitas Kemenag di Lombok Utara menjadi atensi pemerintah. Selain Pos Observasi Bulan, Kemenag NTB juga membangun gedung Balai Nikah dan Manasik Haji.

“Tujuan pembangunan fasilitas ini adalah untuk menyediakan kualitas pelayanan publik, menyediakan sarana yang representatif untuk pelayanan publik,” ucapnya.

Ia menyambung, POB merupakan pos resmi pengamatan hilal di bawah Kementerian Agama yang tersebar di beberapa tempat di Indonesia yang dipilih dan ditetapkan dengan analisis tertentu. Secara praktis, fungsi dan tujuan utama POB adalah sebagai tempat pengamatan hilal guna penentuan awal bulan Kamariah khususnya awal bulan Ramadan, awal bulan Syawal, dan awal bulan Zulhijah.

Informasi dan laporan pengamatan hilal dari pos-pos POB ini menjadi pertimbangan Kementerian Agama dalam memutuskan jatuhnya awal bulan saat sidang isbat penetapan awal Ramadan, awal Syawal, dan awal Zulhijah.

Dikatakan, keberadaan POB tentu urgen karena rukyat (pengamatan hilal) merupakan salah satu metode dan pertimbangan utama yang digunakan Kementerian Agama dalam penentuan awal bulan. Oleh karena itu POB nantinya didukung dengan sarana, fasilitas, dan sumber daya manusia yang memadai.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan pembangunan kegiatan gedung POB, dirancang oleh CV Astrid Bina utama, dan dilaksanakan oleh penyedia jasa konstruksi yang telah ditunjuk oleh pokja Kementerian Agama Republik Indonesia yang dimenangkan oleh CV Anak Negeri, serta diawasi oleh Konsultan CV Adi Cipta.

Sementara, bagi masyarakat Desa Teniga, pembangunan Pos ini menjadi sangat bersejarah bagi perkembangan desa itu.

Kepala Desa Teniga, Yusuf, menyatakan POB dirancang di atas lahan seluas 10 are milik Pemda Lombok Utara. Titik lokasi berada di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Adanya POB ini, NTB akan memiliki fasilitas pemantauan hilal yang lebih representatif, menyusul daerah lain seperti Yogyakarta dan Jawa Barat yang telah lebih dulu memiliki POB.

Pembangunan ini sekaligus membuka peluang bagi Desa Teniga untuk berkembang sebagai pusat penelitian dan edukasi astronomi, serta menarik perhatian nasional dalam pengembangan ilmu falak dan teknologi observasi langit.

“Sebagai Kepala Desa, saya merasa senang dan bangga. Semoga ini menjadi langkah maju bagi Desa Teniga dan membawa dampak positif bagi pendidikan, pariwisata, serta perkembangan ilmu astronomi di daerah kami,” kata Yusuf. (ari)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO