spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURPerbaiki Sekolah Rusak, Lotim Menaruh Harapan Besar Bantuan BNPB

Perbaiki Sekolah Rusak, Lotim Menaruh Harapan Besar Bantuan BNPB

Selong (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menaruh harapan besar padai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperbaiki sekolah rusak. Sesuai catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, jumlah sekolah rusak tercatat sebanyak 135.

“Kita akan ajukan usulan lagi ke BNPB,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Rehab dan Rekon Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Hadi Jayari menjawab Suara NTB, Jumat, 15 Agustus 2025.

Hadi mengakui, usulan perbaikan fasilitas sekolah yang rusak akibat gempa ini cukup banyak telah diajukan. Hanya saja, tahun 2025 ini baru satu unit saja yang direstui dan telah terverifikasi dapat bantuan BNPB.

“Tahun ini hanya satu sekolah di SD Perian Montong Gading yang dapat Rp 600 juta dari BNPB,” ucapnya.

Hadi menuturkan, pihaknya sudah mengusulkan 40 unit sekolah. Hanya satu yang masuk. Salah satu kendalanya adalah mekanisme dan proses pengusulannya yang cukup lama. Tidak bisa langsung dapat persetujuan, karena harus melalui proses verifikasi faktual di lapangan.

Selain sekolah, Lotim juga dapat bantuan perbaikan tiga unit jembatan. Yakni jembatan Ulem Ulem Desa Tetebatu Kecamatan Sikur, Jembatan Parang Panas Desa Jeruk Manis Kecamatan Sikur dan Teko-Apitaik Kecamatan Pringgabaya.

Menurut Hadi Jayari, masih ada peluang lagi Lotim bisa dapat bantuan perbaikan sekolah rusak. “Kita tidak akan lewatkan usulkan tahap kedua,” terangnya.

Tahap kedua, BPBD Lotim akan mengusulkan sekolah yang belum ditangani dari Dana Alokasi Umum (DAU). Syarat pengusulan siap akan dilengkapi seperti kejelasan soal aset, penyesuaian harga satuan dengan posisi aset yang kemudian akan diverifikasi tim nantinya.

Alasan sekolah rusak akibat gempa diakui cukup lama. Sekarang ini, yang jadikan dasar usulan adalah  pengusulan bencana hidrometeorologi. “Tak hanya gempa, tapi termasuk terkena musibah angin puting beliung,” ujarnya.

Sekretaris Dikbud Lotim, Jumadil sebelumnya menyebut 135 unit sekolah yang rusak karena musibah gempa dan termakan usia. Sejauh ini masih minim dana untuk memperbaiki sekolah rusak tersebut. Harapannya bisa dari BNPB seperti yang telah dijanjikan. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO