spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMJelang Maulid, Harga Barang Pokok Diprediksi akan Melonjak

Jelang Maulid, Harga Barang Pokok Diprediksi akan Melonjak

Mataram (Suara NTB) – Harga kebutuhan pokok diprediksi akan mengalami lonjakan menjelang perayaan maulid. Pengendalian harga mulai  dilakukan melalui pasar rakyat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram H. Miftahurrahman menerangkan, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW berpotensi terhadap kenaikan barang pokok. Seperti telur, daging sapi, daging ayam, cabai rawit, bawang merah, dan lain sebagainya.

Gerakan pasar murah mulai dilaksanakan untuk mengantisipasi lonjakan harga tersebut. Selain itu, pihaknya juga memantau ke pasar tradisional untuk melihat komoditas pangan. “Di semua pasar akan dilakukan pengecekan harga,” terangnya dikonfirmasi pada, Selasa, 19 Agustus 2025.

Miftah memastikan stok barang pokok masih tetap terjaga. Akan tetapi, kondisi ini sangat dinamis pergerakan permintaan di pasar tradisional.

Ia mengakui, stok bawang merah sangat limit di pasaran. Hal ini disebabkan ketersediaan bawang di Kabupaten Bima sangat terbatas. “Apalagi terjadi hujan lagi. Kemungkinan harga cabai cendrung akan naik,” ungkapnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram ini, tidak memungkiri bahwa lonjakan harga cabai dan bawang merah terjadi secara nasional. Dua komoditas ini menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kota Mataram maupun secara nasional.

Strategi dilakukan untuk menekan harga komoditi adalah memastikan stok dari berbagai daerah tetap berjalan. Diantaranya, distribusi cabai dari Kabupaten Lombok Timur,Lombok Barat, Sumbawa, dan Kota Bima. Selain itu, distribusi cabai juga berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Menurut Miftah, tidak menutup kemungkinan stok di Jawa Timur juga menipis, sehingga Pulau Lombok juga mengirim ke sana. “Jadi begitulah problem kita di setiap daerah. Misalnya, Brebes sebagai penghasil bawang merah, tetapi suplainya tetap dari kita,” ujarnya.

Ketersediaan pasokan ini lanjut dia, semua daerah saling ketergantungan untuk memenuhi permintaan masyarakat. Disamping itu, kelancaran distribusi juga perlu dijaga, karena Kota Mataram sangat tergantung dari daerah lain. (cem)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO