Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat, L. Ahmad Zaini (LAZ) menghadiri Gawe Beleq perayaan HUT RI ke-8 dan HUT ke-75 Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan, sekaligus meresmikan kantor Desa yang baru, Rabu, 202 Agustus 2025. Dalam sambutannya, Bupati LAZ mengapresiasi Jagaraga menjadi percontohan desa digital. Pemdes didorong menerapkan pelayanan terpadu berbasis data yang dapat diakses masyarakat dari rumah.
LAZ menyampaikan apresiasi kegiatan ini, dimana seperti disampaikan oleh Kades merupakan rangkaian dari berbagai kegiatan antara lain adalah perayaan HUT Kemerdekaan ke-80 sekaligus Milad Desa Jagaraga yang ke-75 dan juga milad masa jabatan kades tahun ke-4.

“Sekaligus dirangkai juga dengan peresmian kantor yang cukup megah ini tentu semua ini adalah bukti nyata bahwa kepala desa selama ini menjalankan tugasnya dengan baik. Kita bisa melihat bahwa partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam membangun. Tentu setelah kantor megah yang paling utama adalah bagaimana memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh masyarakat, ini yang paling penting. Membangun juga penting secara fisik tetapi membangun masyarakat juga jauh lebih penting,’’ ujar LAZ.
Membangun masyarakat agar bagimana bisa keluar dari kemiskinan dan lain sebagainya. PR yang perlu jadi diwujudkan bagaimana kantor yang megah ini memastikan seluruh pelayanan pemerintahan pada level desa dapat berjalan dengan baik. Ia meminta semua Kades memiliki data base kemiskinan ini untuk ditangani bersama dengan Pemkab Lobar. Terkait isu stunting, Bupati mengingatkan agar program bantuan susu yang diberikan kepada anak-anak dipastikan benar-benar diminum.

“Jangan sampai program jalan, tapi pemberian susunya tidak dipastikan diminum. Itu tidak ada artinya,” tegasnya.
Sementara itu, Kades Jagaraga Muhammad Hasyim ST., menyampaikan terima kasih kepada Bupati, angota DPRD, camat bersama Forkopimcam serta pihak yang telah hadir pada kegiatan Gawe Beleq desanya. Hasyim menyatakan rasa syukurnya, sebab tiga momen bersejarah dirayakan sekaligus, yaitu HUT Desa ke-75, HUT RI ke-80, dan ulang tahun masa jabatannya. Kantor desa yang baru, berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari setahun, menjadi simbol kerja nyata pemerintah desa.
“Kantor kita megah, harus dibarengi pelayanan baik dan bagus, serta efektif,” ucap Hasyim, mengutip tantangan yang diberikan Bupati. Ia berkomitmen untuk menjadikan Jagaraga sebagai percontohan pelayanan publik terpadu dengan disiplin tinggi, administrasi berbasis data, dan integritas yang kuat. Hasyim juga memaparkan berbagai inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM melalui empat even besar. Empat event besar digelar, termasuk turnamen catur NTB dan sepak bola Jagaraga Hebat Cup.
Inisiatif pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB) gratis bagi anak-anak usia dini menjadi salah satu kebanggaan. SSB ini dikelola oleh Karang Taruna dan bertujuan mencetak atlet berprestasi sekaligus mengurangi ketergantungan anak pada gadget.“Kami mungkin satu-satunya Desa di NTB yang punya sekolah bola di bawah lembaga desa,” jelas Hasyim.
Sementara itu, Camat Kuripan, Iskandar mengapresiasi kegiatan Gawe Beleq merayakan HUT RI, HUT desa dan peresmian kantor desa Jagaraga ini. “Sangat luar biasa,”katanya. Bahkan kata dia, Bupati menjadikan Jagaraga menjadi desa percontohan. Itu kata dia dibuktikan dengan kerja nyata, praktik disiplin aparatur dengan apel dan masuk Kerja tepat waktu sejak dua tahun diterapkan begitu pula dengan pelayanan pada masyarakat. Pemdes membuka layanan kos Adminduk dan pelayanan pada masyarakat dengan cepat.
Desa di wilayah Kuripan telah menerapkan inovasi-inovasi, contohnya Desa Jagaraga dengan jargon “Jagaraga Hebat”. “Yang paling nampak (menonjol) inovasi dan kemajuan prestasi adalah Desa Jagaraga Hebat, dan desa Kuripan,”sebutnya. Ke depan inovasi dan prestasi ini bisa menambah desa lainnya. Prestasi desa di wilayah Kuripan lanjut dia, tahun ini empat desa telah berstatus mandiri, yakni Jagaraga, Kuripan, Kuripan Utara dan Giri Sasak. “Tinggal dua desa insyallah tahun depan menjadi desa mandiri,”imbuhnya. (her)



