spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMTimbunan Sampah di Lokasi Pembangunan Ipal Tuntas

Timbunan Sampah di Lokasi Pembangunan Ipal Tuntas

Mataram (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, menjamin timbunan sampah di lokasi pembangunan instalasi pengolahan air limbah di Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai akan dituntaskan. Sampah yang ditimbun dinilai banyak sehingga lebih mudah diangkut.

“Nanti kita selesaikan, karena sampah tidak banyak ditimbun saat Mataram mengalami darurat sampah,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi ditemui pada, Kamis, 21 Agustus 2025.

Denny menegaskan pengerjaan konstruksi ipal komunal dimulai pada bulan Maret 2026. Timbunan sampah akan diangkut sebelum pengerjaan proyek dimulai. “Pokoknya sebelum pekerjaan dimulai sudah tuntas,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram mengatakan, pihaknya tidak terlalu banyak terlibat dalam pembangunan ipal komunal tersebut. Kewenangan dan tanggungjawab sepenuhnya berada di Balai Prasarana dan Kawasan Permukiman dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram. “Kalau kami tidak terlalu banyak tangggungjawabnya,” katanya.

Ia belum memahami secara teknis, apakah ipal ini akan diserahkan pengelolaannya ke Dinas PUPR atau PT. Air Minum Giri Menang. Proyek ini sepenuhnya dikerjakan oleh pemerintah pusat. Pasca rampung baru diserahkan ke pemerintah daerah.

Denny membenarkan sambungan pipa limbah mencapai 13.500 rumah tangga. Sekitar 4.000 sambung pipa menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan 9.500 sambung pipa menjadi kewenangan atau tanggungjawab Pemkot Mataram. “Kalau teknisnya ada di PUPR,” ujarnya.

Direktur Sanitasi Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Prasetya sebelumnya menjelaskan, pihaknya audensi dengan wali kota berkaitan dengan rencana pembangunan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat di Kota Mataram.

Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun instalasi pengolahan air limbah dan juga ada jaringan perpipaan. Pihaknya perlu berkoordinasi dengan baik karena pembangunan prasarana dikerjakan Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Provinsi NTB. “Dari saat awal kita harus menyakinkan Pemkot Mataram harus siap dari pengelolaan. Pembangunan akan dilelang oleh Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman di Provinsi NTB,” jelasnya.

Beberapa masalah seperti lokasi pembangunan ipal komunal dijadikan tempat pembuangan sampah oleh Pemkot Mataram. Wali Kota Mataram, Dr.H.Mohan Roliskana kata dia, telah mengkonfirmasi permasalahan tersebut. Pihaknya meminta timbunan sampah itu diangkut agar tidak mengganggu proses pengerjaan konstruksi. “Sampah yang di buang di lokasi pembangunan ipal kita minta akan ditangani,” terangnya.

Ia mengatakan pembangunan ipal komunal mulai dikerjakan pada bulan Maret 2026, sehingga diharapkan tidak ada masalah adanya sampah di lokasi tersebut. Prasetya menyebutkan, anggaran pembangunan ipal mencapai Rp700 miliar. “Anggaran ini sudah termasuk konstruksi fisik dan peralatannya,” sebutnya. (cem)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO