spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAPKS Bersama Unram, Sumbawa Komitmen Lahirkan Tenaga Dokter dan Farmasi

PKS Bersama Unram, Sumbawa Komitmen Lahirkan Tenaga Dokter dan Farmasi

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa dan Universitas Mataram (Unram) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk program beasiswa kedokteran dan farmasi di Mataram Selasa, 19 Agustus 2025.

“Pendatanganan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan komitmen Pemerintah untuk mencetak tenaga kesehatan unggul dari putra-putri daerah,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat, 22 Agustus 2025.

Budi melanjutkan, program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepakatan yang sudah ditandatangani sebelumnya. Program beasiswa ini juga diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi kekurangan tenaga medis di Sumbawa.

“Langkah ini adalah wujud komitmen nyata kami dalam menyiapkan generasi muda untuk mengisi kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter dan apoteker di masa depan,” ucapnya.

Ia meyakinkan, pemberian kesempatan kepada putra-putri terbaik daerah untuk menempuh pendidikan di fakultas bergengsi merupakan investasi jangka panjang. Terutama dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mereka juga akan kembali mengabdi di tanah kelahirannya.

“Sinergi antara pemerintah dan Unram melalui program itu diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi mampu berkontribusi langsung bagi peningkatan pelayanan kesehatan ke masyarakat,” tambahnya.

Pemberian beasiswa ini lanjut Haji Budi, merupakan wujud komitmen pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan terutama di daerah terpencil. Di masa yang akan datang progam ini juga akan diperluas untuk pendidikan pada bidang-bidang lain sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

“Tenaga doker dan farmasi ini nantinya akan kita tempatkan di wilayah yang sulit dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” timpalnya.

Ia menambahkan, program beasiswa pendidikan tersebut di tahap pertama pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 15 orang siswa. 10 orang untuk fakultas kedokteran dan 5 orang lainnya untuk fakultas farmasi.

“Di program beasiswa tahap pertama kita sudah siapkan kuota 10 orang untuk fakultas kedokteran dan lima orang untuk fakultas farmasi,” tukasnya. (ils)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO