spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATHari ini, Jenazah Korban Dicor Pacarnya Diautopsi

Hari ini, Jenazah Korban Dicor Pacarnya Diautopsi

SETELAH melalui proses evakuasi cukup alot dari lubang sumur sedalam 5 meter di rumah pelaku IH di Perumahan Geriya Perembun Asri Desa Perampuan Kecamatan Labuapi, jenazah NU warga Beleka Kecamatan Gerung pun menunggu jadwal diautopsi. Rencananya, autopsi jenazah yang dicor pacarnya itu dijadwalkan pada senin, 25 Agustus 2025 pagi ini.

Kapolres Lombok Barat (Lobar)  AKBP Yasmara Harahap menerangkan bahwa pihaknya dibantu warga berhasil mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. “Mayat korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses diautopsi. Nanti dilakukan autopsi, hasil autopsi itu menjadi bahan untuk sebagai alat bukti kami dalam melakukan penyidikan,”terangnya, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Dikatakan proses evakuasi korban memakan waktu karena berada di kedalaman beberapa meter dalam lubang (sumur). Setiap beberapa meter dicor, tidak saja dicor di atas permukaan, sehingga butuh waktu lama untuk menggali. Terkait informasi bahwa Korban diduga hamil, Kapolres mengatakan itu akan dilihat pada hasil autopsi nanti.

Sementara itu Kasat Reskrim, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, S.H., M.H., menerangkan autopsi jenazah NU dijadwalkan Senin pagi.

Autopsi rencananya dijadwalkan dilakukan oleh dokter spesialis forensik pada Senin pagi. Begitu keluar hasil autopsi, Pihaknya akan langsung melakukan konferensi pers pengungkapan kasus ini. Hasil autopsi ini, kata dia, menjadi bahan untuk pemeriksaan dalam kasus ini.

Termasuk memastikan dugaan yang beredar, entah itu bersangkutan ini diduga hamil dan dipukul oleh pelaku. Sesuai dengan keterangan pelaku IH bahwa pelaku sempat menganiaya korban. “Kita perlu tunggu hasil autopsi ini, perlu kita dengar dokter ahlinya, ada yang mengatakan dia (korban) lagi ini, itu, ya itu kita pastikan dari hasil autopsi ini nantinya,” ujarnya.

Termasuk pihaknya mendiami motivasi dari pelaku tega membunuh korban. Terkait pelaku apakah lebih dari satu orang?, Eka memastikan sementara ini pelaku sendiri melakukan aksinya.

NU (27), warga asal Desa Beleka diduga dibunuh pancarnya IMB alias Imam IH (31) yang berasal dari Mataram. Korban dikenal baik dan pekerja keras. Sebelum diketahui meninggal mengenaskan dengan cara dicor di perumahan Griya Perembun Asri Desa Perampuan, korban sempat dilaporkan hilang dan masuk Daftar Pencairan Orang hilang di kepolisian.

Kepala Desa Beleka Islahudin mengakui korban NU merupakan warganya. Korban berstatus janda. Kesehariannya korban bekerja di salah satu rumah makan di wilayah Labuapi. “Kesehariannya baik, kerja bagus (kerja keras). Tapi ini mungkin sudah jalan dan nasib,” ujarnya.

Sebelumnya korban meninggalkan rumah sejak tanggal 10 Agustus lalu, diadukan pihak keluarga ke Polsek Gerung pada tanggal 12 Agustus. Korban meninggalkan rumah tanpa memberitahu pihak keluarga, dan tidak diketahui tujuan serta alasannya sehingga pergi dari rumah. Handphone korban tidak bisa dihubungi sehingga pihak keluarga pun memutuskan mengadukan ke Polsek. Lalu dilanjutkan ke Polres Lobar.

Pencarian pun dilakukan oleh aparat bersama desa. Pihaknya berkoordinasi dengan polisi dan Kades Perampuan untuk melacak keberadaan korban. “Sempat bisa kita lacak dimana keberadaan (korban) di rumah yang ditempati pacarnya,”katanya.

Setelah melalui proses pelacakan oleh aparat dan desa, akhirnya warganya ditemukan dalam kondisi terkubur dengan cara dicor di bawah lantai rumah pelaku.  (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO