spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaLINGKUNGANLanal Mataram Gandeng Multi Pihak Gelar Serbuan Teritorial 2025, Fokus pada Konservasi...

Lanal Mataram Gandeng Multi Pihak Gelar Serbuan Teritorial 2025, Fokus pada Konservasi Mangrove

Mataram (suarantb.com) – Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram secara resmi membuka kegiatan Serbuan Teritorial TNI TA 2025 dengan penanaman 1.456 bibit mangrove di Pantai Cemara, Lombok Barat, Sabtu (23/8/2025).

Kegiatan yang melibatkan unsur Forkopimda lintas kabupaten, akademisi, dan organisasi masyarakat Nahdlatul Wathan (NW) ini menandai dimulainya rangkaian program teritorial selama satu bulan penuh untuk menguatkan ketahanan wilayah dan ekosistem pesisir.

Dalam rilis diterima Suara NTB, Komandan Lanal Mataram, Kolonel Marinir Achmad Hadi Alhasny, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kampanye dan ajakan TNI kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya ekosistem perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kewajiban menjaga ekosistem lingkungan dibebankan kepada segenap Warga Negara Indonesia. Semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, akademisi, hingga pemangku agama harus ikut terlibat,” tegas Hadi Alhasny.

Ia memaparkan alasan dipilihnya mangrove sebagai fokus utama kegiatan. Berdasarkan pengalaman tsunami Aceh 2004, kawasan yang dilindungi hutan mangrove terbukti selamat dari terjangan gelombang. “Mangrove sekaligus bisa sebagai benteng masyarakat, baik dalam hal kebencanaan, maupun untuk menjaga habitat laut di pesisir pantai dari ancaman abrasi yang kian mengganas,” jelasnya.

Kegiatan Serbuan Teritorial ini tidak hanya berhenti di penanaman mangrove. Selama sebulan ke depan, program akan dilaksanakan secara menyebar di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Lombok Timur. Rencananya, akan dilakukan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan Keramba Jaring Apung (KJA), rumpon, budidaya ikan bawal bintang, serta penanaman mangrove lebih lanjut.

Tanam Mangrove Digelar Lanal Mataram bersama dengan Ketum PB NW, TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani di Pantai Cemara Lombok Barat.
Tanam Mangrove Digelar Lanal Mataram bersama dengan Ketum PB NW, TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani di Pantai Cemara Lombok Barat.

Kolaborasi dengan dunia akademik ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Rektor II Universitas Mataram (Unram), Prof. Dr. Sukardi. Dalam pemaparannya, Sukardi menyebutkan bahwa penanaman kali ini tidak sembarangan, melainkan menggunakan tiga jenis mangrove pilihan, yaitu Xylocarpus Granatum, Rhizophora, dan Avicennia, yang jika ditanam bersama akan membentuk pondasi yang kuat.

“Di Tanjung Luar, mangrove yang kami tanam memiliki tingkat keberhasilan hidup sebesar 91% yang kami pantau setiap 6 bulan. Ancaman terbesarnya justru berasal dari manusia,” ujar Sukardi, seraya berharap ada pemantauan berkelanjutan di Pantai Cemara. Ia juga melihat potensi besar ekowisata yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki manfaat ganda untuk ketahanan teritori, ketahanan pangan, dan ketahanan nasional.

“Apa yang sudah dimulai hari ini harus dilestarikan dan dilanjutkan. Saya yakin ini adalah ladang amal untuk mencari pahala,” ajaknya kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar Pantai Cemara, untuk turut serta menjaga apa yang telah ditanam.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, acara ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Lanal Mataram, PBNW, dan UNRAM tentang pelestarian dan pengembangan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya ekonomi masyarakat pesisir di NTB. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat. (rus)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO