PELAYANAN administrasi kependudukan (Adminduk) melalui sistem Politeknik Dukcapil yang diluncurkan beberapa pekan lalu oleh Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), hingga kini belum berjalan optimal di Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan.
Hal ini disebabkan para operator layanan di kelurahan masih menunggu pelatihan menyeluruh dari pihak Disdukcapil. Hal itu diungkapkan, Lurah Pejarakan Karya, Mulhakim, di Mataram Selasa, 26 Agustus 2025.
Program digitalisasi pelayanan Adminduk ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan, seperti pengurusan kartu keluarga, surat pindah, akta kematian, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Namun, implementasinya di lapangan masih menemui berbagai kendala.
Mulhakim mengatakan bahwa untuk sementara waktu pihaknya masih menunggu pelatihan resmi dari Dinas Dukcapil. Oleh karena itu, pelayanan menggunakan sistem Politeknik Dukcapil belum dapat berjalan secara maksimal.
“Saat ini kami hanya diinstalkan sistemnya, tetapi dari pihak Dukcapil akan mengundang khusus para operator untuk mengikuti pelatihan, agar mereka bisa mengaplikasikannya langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan teknis dan pemahaman mendalam terhadap sistem baru tersebut sangat penting. Agar pelayanan Adminduk di tingkat kelurahan bisa berjalan lebih prima dan tidak mengalami kendala.
Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, seluruh kelurahan di Kecamatan Ampenan belum menerima pelatihan. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, dalam waktu dekat Dinas Dukcapil Kota Mataram akan menggelar pelatihan bagi para operator secara serentak.
“Sepuluh operator dari masing-masing kelurahan yang ada di Kecamatan Ampenan akan diundang untuk mengikuti pelatihan tersebut,” ungkapnya.
Pemerintah Kelurahan Pejarakan Karya sebelumnya telah menunjuk satu orang aparatur sipil negara (ASN) sebagai operator program pelayanan adminduk berbasis digital melalui sistem Politeknik Dukcapil.
Dengan pelatihan yang tepat dan dukungan teknis yang memadai, sistem ini diharapkan dapat berjalan secara efektif dan menjadi solusi atas berbagai kendala pelayanan adminduk yang selama ini dihadapi masyarakat.
“Kami merasa sangat terbantu dengan hadirnya program ini. Jadi, kebutuhan administrasi masyarakat bisa kami layani langsung dari tingkat kelurahan,” pungkas Mulhakim. (pan)



