Dompu (Suara NTB) – Aliansi Masyarakat Pencari Keadilan (AMPK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Dompu, Kamis, 28 Agustus 2025 siang. Ratusan massa aksi yang didukung keluarga korban pembunuhan sadis di Desa Sorisakolo pada 9 Agustus lalu, menuntut kepolisian untuk menjerat para pelaku dengan pasal pembunuhan berencana.
Massa yang dipimpin Mayor M Kasim dan Heri Kiswanto ini memulai aksinya dengan long march dari Desa Sorisakolo ke depan Mako Polres Dompu. Massa membawa spanduk bertuliskan tuntutannya meminta keadilan untuk Arif Rahman, korban pembacokan di rumah Am oleh AI di Desa Sorisakolo pada 9 Agustus malam.
Massa meminta agar kepolisian tidak mengaburkan perkara, sehingga melindungi para tersangka. Karenanya, massa meminta penyidik kepolisian untuk menerapkan pasal pembunuhan berencana terhadap kedua tersangka dan menolak pemisahan berkas perkara terhadap kedua tersangka.
Aksi pembacokan yang menyebabkan Arif Rahman meninggal dunia ini sempat terekam CCTV, sehingga penyidik diminta untuk segera mendalami dan melakukan rekonstruksi kejadian. Dengan begitu, perkaranya menjadi tuntas.
Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, SIK., langsung menemui massa aksi di depan Mapolres Dompu. Ia menyampaikan komitmen pihaknya untuk menuntaskan kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku secara tuntas dan transparan.
“Kami terbuka terhadap saran dan masukan dari pihak keluarga maupun massa aksi. Prinsipnya, kami akan memproses kasus ini hingga tuntas dan tetap berada pada koridor hukum. Kami juga meminta kepada pihak keluarga korban maupun masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apapun yang berkaitan dengan perkara ini. Setiap informasi sangat berarti untuk mendukung proses penyidikan,” tegas Sodikin.
Rekonstruksi akan dilakukan untuk melengkapi bukti dengan peran masing-masing pihak dengan saksi yang ada. Hal itu akan dilakukan setelah berkoordinasi dengan jaksa, setelah semua saksi lain dikumpulkan.
Setelah mendapatkan tanggapan dari Kapolres Dompu, massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan damai. Tidak sedikit massa dari ibu-ibu yang hadir dan mereka pun kembali ke kediaman yang tidak jauh dari Mapolres Dompu dengan jalan kaki. (ula)


