spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaNASIONALZulhas Minta Anggota DPR RI dan DPRD dari PAN Tidak “Flexing” dan...

Zulhas Minta Anggota DPR RI dan DPRD dari PAN Tidak “Flexing” dan Arogan

Mataram (suarantb.com) – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau Zulhas mengeluarkan maklumat kepada seluruh kadernya yang duduk sebagai anggota DPR RI dan DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia. Ia menyampaikan maklumat itu setelah mencermati perkembangan situasi tanah air yang makin bergejolak dengan aksi demonstrasi yang meletus di Ibu Kota Negara Jakarta, dan diikuti hampir seluruh daerah di Indonesia

Adapun isi maklum Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang disebarkan melalui akun media sosial resmi partai berlambang matahari terbit tersebut, antara lain mengimbau kepada seluruh anggota DPR RI dan DPRD dari PAN agar tidak bertindak dan menyampaikan pendapat yang menyinggung hati nurani rakyat Indonesia.

“Kepala seluruh anggota DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional. Bertindak, berpenampilan, dan berbicaralah sesuai kepatutan,” bunyi maklumat Zulhas yang dikeluarkan pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Pada poin berikutnya, Zulhas menekankan kepada kader-kadernya sebagai anggota wakil rakyat agar lebih peka terhadap situasi dan kondisi masyarakat. Tidak menyinggung perasaan masyarakat lewat tingkat dan perilaku yang tidak patut.

“Peka terhadap situasi, penuh empati, jangan flexing, jangan arogan. Rendah hati dalam mendengar aspirasi maupun merespons kritik publik,” tegas Zulhas dalam maklumat tersebut.

Zulhas kemudian meminta kepada seluruh Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota/Kabupaten dari PAN agar mencerna, memahami, meresapi, maklumat Ketua Umum tersebut serta dilaksanakan sebaik-baiknya, dan disebarkan seluas-luasnya.

“Anggota DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional harus siap dievaluasi status, posisi, tunjangan, dan pasilitasnya,” tegasnya.

Diketahui, maklumat yang dikeluarkan Zulhas tersebut lantaran dua kadernya sangat santer menjadi sorotan publik. Bahkan dituduh menjadi pemicu api kemarahan publik sehingga masyarakat turun kejalan menggelar aksi demonstrasi. Mereka adalah Eko Patrio dan Uya Kuya, keduanya merupakan anggota DPR RI dari PAN. (ndi)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO