spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSDikes Mataram Catat 18 Pendemo Alami Sesak Napas dan Luka

Dikes Mataram Catat 18 Pendemo Alami Sesak Napas dan Luka

Mataram (suarantb.com) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram mencatat sebanyak 18 orang peserta aksi demonstrasi mengalami gangguan kesehatan saat unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi NTB, Sabtu (30/8/2025).

Aksi yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat tersebut dimulai sejak pagi hari di depan Kantor Polda NTB. Situasi memanas saat massa mencoba merangsek masuk ke halaman Gedung DPRD, hingga terjadi insiden pembakaran. Aparat kepolisian kemudian membubarkan massa dengan menggunakan water cannon dan gas air mata.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan mengungkapkan, dari total 18 orang yang terdampak, sebagian besar mengalami sesak napas akibat paparan gas air mata. Sementara sisanya mengalami luka ringan, yang diduga terjadi akibat dorong-dorongan antara massa dan aparat.

“Seluruh korban langsung ditangani oleh petugas puskesmas. Tidak ada yang sampai kehilangan kesadaran, semuanya bisa langsung pulang setelah diberikan pertolongan pertama,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Ia menambahkan, tidak ada korban luka serius maupun yang harus dirujuk ke rumah sakit.

“Menurut laporan dari puskesmas, para pendemo yang mengalami luka tidak dalam kondisi parah,” tambahnya.

Emirald juga menyebutkan, sebagian besar korban yang ditangani merupakan peserta aksi dari luar daerah, sementara sisanya berasal dari kalangan pelajar dan pemuda asal Kota Mataram. Menyikapi hal itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk melakukan tindak lanjut serta langkah-langkah pencegahan ke depannya.

“Menurut laporan dari petugas puskesmas, seluruh korban yang ditangani merupakan peserta aksi. Tidak ada laporan korban dari pihak kepolisian,” jelasnya.

Adapun fasilitas layanan kesehatan yang paling banyak menangani korban terdampak aksi tersebut adalah Puskesmas Mataram di Jalan Catur Warga dan Rumah Sakit Angkatan Darat di Jalan Hos Cokroaminoto.

Dikes Mataram sebelumnya telah menyiagakan ambulans dan tenaga medis di masing-masing puskesmas terdekat dari lokasi demonstrasi sebagai langkah antisipatif.

“Pada saat kejadian, petugas tidak turun langsung ke lapangan, tetapi siaga di puskesmas masing-masing,” tutup Emirald. (pan)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO