spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPU Dompu Mendapat Dukungan Pengembangan Kampung Merah Putih

 Dompu Mendapat Dukungan Pengembangan Kampung Merah Putih

Dompu (Suara NTB) – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu mendapat dukungan pengembangan kampung nelayan merah putih. Pulau Nisa Desa Kawangko Kecamatan Manggelewa dan Desa Jala Kecamatan Hu’u disebut akan mendapatkan program yang dibiayai melalaui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tahun 2025.

Hal itu disampaikan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., kepada media ini saat dikonfirmasi usai acara peringatan maulid nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman Dompu, Kamis, 4 September 2025 malam. “Kami sering keluar daerah itu dalam rangka memperjuangkan program pembangunan bagi daerah. Alhamdulillah, kita mendapatkan dukungan untuk program kampung nelayan merah putih untuk dua lokasi. Di Kawangko dan Jala,” ungkap Bambang Firdaus.

Di Kawangko bahkan sudah mendapatkan asistensi dengan total anggaran sebesar Rp6,3 miliar. Alokasi ini direncanakan untuk penanganan infrastruktur jalan dari daratan pulau Sumbawa ke Pulau Nisa, dan pengembangan budi daya rumput laut bagi nelayan setempat. “Akses jalan yang ada, itu yang akan diperbaiki. Termasuk untuk budi daya rumput lautnya,” jelas Bambang.

Untuk Desa Jala, lanjutnya belum ada kepastian nilai yang disetujui pusat. Tapi dalam usulan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu sebesar Rp21 miliar lebih. Di Jala, pemerintah mengusulkan untuk pengembangan perikanan tangkap. Anggaran ini untuk armada tangkap, alat tangkap, dan pembenahan infrastruktur di desa setempat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin, S.Hut., yang dikonfirmasi, Minggu (7/9) mengakui, program kampung nelayan merah putih ini merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kabupaten Dompu mengajukan lima lokasi dengan dua program unggulan, yaitu perikanan tangkap dan perikanan budi daya.

Dari lima lokasi yang diusulkan, tahun 2025 ini mendapat dukungan dua lokasi yaitu Desa Kawangko untuk budi daya rumput laut di Pulau Nisa dan Desa Jala untuk perikanan tangkap. Sementara tiga lokasi lain yang diajukan yaitu Desa Soro Kecamatan Kempo, Desa Malaju Kecamatan Kilo, dan Desa Mbawi Kecamatan Dompu.

“Soro dan Malaju untuk perikanan tangkap. Di Mbawi untuk perikanan budi daya. Kita berharap, tiga lokasi ini mendapat dukungan pada tahun 2026 akan datang,” jelasnya.

Program kampung nelayan merah putih ini nantinya akan diserahkan kepada koperasi desa merah putih yang akan mengelola lebih lanjut. Pemenuhan persyaratan yang dibutuhkan seperti DED dan kesiapan lahan, kesiapan koperasi yang akan menerima hibah juga telah dipenuhi pemerintah daerah. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO