spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATMasih Rendah, Pinjaman Modal Tanpa Bunga

Masih Rendah, Pinjaman Modal Tanpa Bunga

Giri Menang (Suara NTB) – Realisasi pinjaman modal tanpa bunga di Lombok Barat (Lobar) terbilang masih rendah. Itu terlihat dari pembayaran plafon bunga baru sekitar 25 persen atau ratusan juta rupiah dari anggaran yang disiapkan Rp5,5 miliar oleh Pemkab. Beberapa kendala, salah satu yang dominan terkait SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan).

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Koperasi dan UMKM Lobar M. Mudasir mengatakan kaitan dengan progres pinjaman modal tanpa bunga, jumlah nasabah yang mengakses sekitar 700 orang hingga akhir Agustus lalu. “Jumlah bunga yang dibayar Pemkab sekitar 25 persen dari plafon yang disiapkan Rp5,5 miliar dan jumlah nasabah yang mengajukan pinjaman modal tanpa bunga ini,” katanya, pekan kemarin.

Jika dikonversi jumlah uang, 25 persen itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Diakuinya, jumlah ini masih rendah, karena baru berjalan enam bulan sejak dilaunching April lalu. Kendala warga mengakses pinjaman ini, salah satunya kebanyakan pada slik OJK. Kaitan dengan ini otoritasnya di BPR, bukan di Pemkab Lobar. Sebab Pemkab hanya menyiapkan plafon bunga pinjaman modal tersebut.

Dalam hal ini Bupati Lobar berharap agar bisa diperluas menyentuh ke pedagang bakulan. Dengan pihak BPR membuka counter dan spanduk dan lainnya. Soal sosialisasi program pinjaman modal ini, pihaknya menyampaikan program ini setiap kegiatan Kopdes Merah Putih dan pelatihan-pelatihan. Termasuk BPR memasang spanduk di tiap-tiap pasar.

Di samping itu, kata dia kendalanya, karakter warga saat mengajukan pinjaman ada usaha, tapi ketika dicek tidak ada usaha. Ada juga warga meminjam usaha keluarga atau warga lain, untuk mengajukan pinjaman. “Ini juga kendala-kendalanya,”aku dia. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO