Mataram (Suara NTB) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB menjajaki peluang 3.000 lowongan pekerjaan di Uni Emirat Arab (UEA) dalam upaya memperluas akses pasar kerja luar negeri bagi tenaga kerja asal provinsi itu.
Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Baiq Nelly Yuniarti dengan Direktur PT Wira Karitas, Maria Ginting melalui keterangan tertulis diterima di Mataram, Sabtu, 6 September 2025. “Pertemuan ini tak sekadar membahas kerja sama, tapi masa depan ribuan anak muda NTB,” ujar Nelly.
Pertemuan Disnakertrans NTB dan PT. Wira Karitas merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya bersama Dubes RI untuk Uni Emirat Arab (UEA)Â Husein Bages. Saat itu, dubes mengatakan adanya kebutuhan tenaga kerja di UEA yang mencapai sekitar 3.000 orang setiap tahun.
Posisi yang banyak dibutuhkan antara lain sektor hospitality, barista, waiter, cleaner, hingga laundry worker. Profesi yang sering didengar, tapi kali ini peluangnya terbuka lebar untuk warga NTB. “Lulusan SMK dan perguruan tinggi kita punya potensi besar, apalagi kalau bisa bahasa Inggris,” ucap dia.
Pihaknya berkomitmen memastikan, setiap langkah yang diambil bukan hanya tentang angka lowongan, tetapi juga tentang keselamatan, keterampilan, dan masa depan anak-anak muda NTB.”Tinggal bagaimana kesiapan generasi NTB untuk mengambil peluang dan membuktikan diri di kancah dunia,” katanya.
Direktur PT Wira Karitas Maria Ginting mengatakan proses perekrutan hingga penempatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke UEA akan dilaksanakan dengan skema zero cost atau tanpa biaya.
Para pekerja juga akan mendapat fasilitas tempat tinggal gratis, transportasi, serta pelatihan kerja yang disertai uang saku atau gaji. “Kontrak kerja di UEA berlangsung selama dua tahun dan bisa diperpanjang. Selain itu, pekerja juga dilindungi oleh asuransi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar dia.
Perusahaan yang membuka peluang kerja ini adalah ADNHA Catering, sebuah BUMN milik Pemerintah UEA yang telah direkomendasikan langsung oleh Dubes RI untuk UEA. ADNHA juga akan melakukan pemetaan kebutuhan calon pekerja migran asal NTB sebagai bagian dari kerja sama ini. Dengan peluang besar tersebut, harapan itu kini terbuka lebar. Ia menyebut dari NTB, jalan menuju Timur Tengah mulai dirintis. (ant)


