spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSGelombang Ekuatorial Rossby Picu Hujan di NTB, Berpotensi Terjadi Sampai Kamis

Gelombang Ekuatorial Rossby Picu Hujan di NTB, Berpotensi Terjadi Sampai Kamis

Mataram (suarantb.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) menjelaskan bahwa hujan yang terjadi di sejumlah wilayah di NTB sejak Selasa (9/9/2025) hingga beberapa hari ke depan diakibatkan gelombang Ekuatorial Rossby.

BMKG memperkirakan cuaca hujan ini berpeluang berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan intensitas berbeda.

Sebagai informasi, Ekuatorial Rossby merupakan gelombang atmosfer frekuensi rendah yang bergerak ke arah barat di sekitar ekuator.

Fenomena ini memiliki peran penting dalam membentuk pola cuaca skala besar dan meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Bahkan memungkinkan terjadinya hujan lebat hingga berpotensi banjir.

Kepala BMKG Stamet ZAM, Satria Topan Primadi pada Selasa (9/9/2025) mengatakan, berdasarkan data, dinamika gelombang atmosfer yaitu adanya gelombang Ekuatorial Rossby memengaruhi hujan hari ini.

“Munculnya gelombang ini akan memicu pertumbuhan hujan di wilayah yang terdampak,” jelasnya kepada Suara NTB.

Dari pantauan BMKG Stamet ZAM, sejumlah wilayah yang terdampak hujan. Wilayah tersebut di antaranya Lombok, Sumbawa Barat, Sumbawa, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Lebih lanjut, BMKG memperkirakan cuaca hujan ini akan berlangsung hingga Rabu (10/9). Wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Sumbawa berpotensi terjadi hujan sedang.

Lalu pada Kamis (11/9/2025) perkiraan potensi hujan akan berkurang di wilayah NTB.

Satria mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah rawan bencana agar terus waspada dan siaga.

“Terutama saat terjadi hujan lebat untuk mengantisipasi dampak yang terjadi seperti banjir, banjir bandang, banjir Rob, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, sambaran petir, hingga pohon tumbang,” tuturnya.

Selain itu, Satria juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini ekstrem dari BMKG secara lebih rinci dan detail di setiap kecamatan di seluruh wilayah NTB. (sib)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO