spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUKorban Gigitan HPR di Dompu Mencapai 434 Kasus

Korban Gigitan HPR di Dompu Mencapai 434 Kasus

Dompu (Suara NTB) – Kasus gigitan Hewan Pembawa Rabies (HPR) di Kabupaten Dompu mencapai 434 kasus. Jumlah ini belum termasuk kasus gigitan terhadap empat orang warga Wawonduru pada Kamis, 4 September 2025  siang lalu.

Banyaknya anjing liar dan diduga terjangkit rabies, menjadi pemicu banyaknya kasus gigitan HPR di Kabupaten Dompu. “Kami tangani korban gigitan HPR dan melakukan edukasi untuk kunjungan vaksin lanjutannya. Untuk penanganan HPR sendiri, itu menjadi ranah Dinas Peternakan,” kata Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Hj Maria Ulfah, SST, M.Kes., Selasa , 9 September 2025.  siang.

Ia pun mengungkapkan, koordinasi tetap dilakukan pihaknya dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Apalagi ketika ada kasus gigitan. Bahkan pihaknya memiliki grup WA tersendiri terkait penanganan rabies. Hingga saat ini, status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies di Kabupaten Dompu belum dicabut.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, M.Si., yang dihubungi terpisah mengungkapkan, tetap gencar melakukan vaksinasi dan edukasi kepada Masyarakat terkait rabies. Vaksinasi dilakukan terhadap anjing dan hingga saat ini sudah seribu lebih sudah divaksin. “Yang menjadi masalah, anjing yang gigit warga selama ini rata-rata anjing liar, tidak bertuan,” katanya.

Masih tingginya anjing liar, kata Abduh, karena dilepas liar pemiliknya. Sementara saat masa berkebun menanam jagung, anjing-anjing ini dipelihara di kebun. “Setelah jagung dipanen, pemiliknya balik ke kampung, tapi anjingnya tidak dibawa untuk dipelihara, sehingga menjadi liar,” ungkapnya.

Kendati demikian, Dinas Peternakan bersama jajarannya terus mengedukasi warga untuk mengikat anjingnya, sehingga secara rutin bisa dilakukan vaksinasi. “Stok vaksin kita masih aman. Pekan depan, akan ada bantuan lagi dari Provinsi untuk vaksinnya hingga seribu dosis,” jelas Abduh.

Selain melakukan vaksinasi, Abduh mengaku, hasil rapat koordinasi (Rakor) bersama Bupati terkait rabies, pihaknya akan kembali meningkatkan koordinasi Bersama Camat, Kepela Desa, Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Koordinasi lintas sektor ini diharapkan dapat menekan kasus rabies yang kembali banyak muncul di Dompu. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO