PEMERINTAH Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram mengakui bahwa operasional pelayanan Politeknik Dukcapil yang diluncurkan Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) pada bulan lalu, hingga kini belum berjalan sebagaimana mestinya.
Lurah Kekalik Jaya, Syafruddin, menjelaskan bahwa layanan administrasi kependudukan tersebut belum bisa difungsikan karena masih terkendala pada instalasi jaringan internet, yang menjadi komponen utama dalam sistem pelayanan digital Dukcapil.
“Secara perangkat sudah siap, termasuk petugas juga sudah ada. Tapi karena jaringan belum terpasang, layanan belum bisa dimulai,” jelasnya, Selasa, 9 September 2025.
Program Politeknik Dukcapil merupakan salah satu inovasi Pemkot Mataram dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke tingkat kelurahan. Melalui layanan ini, masyarakat seharusnya dapat mengurus dokumen seperti aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Keluarga (KK), akta kematian, dan dokumen lainnya, tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil kota.
Namun hingga saat ini, layanan tersebut belum dapat dioperasikan di Kelurahan Kekalik Jaya akibat kendala teknis jaringan yang belum terselesaikan.
Pihak kelurahan berharap masalah ini segera ditangani agar pelayanan dapat segera dimulai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Koordinasi telah dilakukan bersama Disdukcapil dan penyedia jaringan agar proses pemasangan bisa dipercepat.
“Kami juga menerima banyak pertanyaan dari warga, karena mereka sudah dengar layanan ini diluncurkan. Harapan kami tentu layanan ini bisa segera aktif,” lanjutnya.
Sementara itu, pihak Disdukcapil Kota Mataram membenarkan bahwa layanan Politeknik Dukcapil di Kekalik Jaya memang belum aktif karena proses instalasi jaringan masih berlangsung.
“Teknisi kami sedang melakukan instalasi jaringan ke seluruh kelurahan. Masih ada sekitar 11 kelurahan yang belum terinstalasi, termasuk Kekalik Jaya,” jelas salah satu pejabat Disdukcapil.
Disdukcapil memastikan bahwa layanan akan segera difungsikan setelah jaringan siap digunakan, agar masyarakat dapat menikmati pelayanan kependudukan yang lebih dekat, cepat, dan efisien. (pan)


