Taliwang (Suara NTB) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melengkapi keterisian Metadata dalam upaya mewujudkan kualitas data statistik sektoral yang andal.
Kepala Dinas Kominfo KSB, Abdul Muis mengatakan, metadata memiliki peran yang sangat krusial dalam memastikan kualitas dan akurasi data yang mempunyai peranan penting dalam perencanaan pembangunan daerah. “Keterisian metadata ini sangat penting untuk untuk mendokumentasikan, mengelola, dan memudahkan akses serta pemahaman data dan informasi yang dihasilkan oleh OPD,” kata Muis.
Ia menyebut, progres penyusunan metadata ini masih rendah, belum mencapai 50 persen OPD yang melengkapinya. “Oleh karena itu, penyusunan metadata ini perlu dilakukan secara rutin agar data sektoral semakin lengkap sesuai prinsip Satu Data Indonesia (SDI),” tukasnya.
Menurut Muis, baru-baru ini pihaknya telah melaksanakan pertemuan dengan melibatkan Seluruh Operator Data OPD di lingkup Pemda KSB. Pertemuan itu bertujuan membantu OPD dalam pembinaan produsen data agar data yang dihasilkan sesuai prinsip SDI.
“Fokus utamanya adalah penyusunan metadata, karena metadata merupakan bagian penting dari data yang menjamin keakuratan, mempermudah pengelolaan, serta melindungi dari duplikasi,” papar Muis.
Berdasarkan data Dinas Kominfo, jumlah OPD yang mengajukan rekomendasi penyusunan metadata masih rendah. Di tahun 2025 ini saja baru 13 OPD yang mengajukan rekomendasi. Pengajuan rekomendasi terbanyak berasal dari Dinas Koperasi Perindustriana dan Perdagangan sebanyak empat pengajuan, Badan Riset Inovasi Daerah dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu masing-masing dua pengajuan. Sedangkan lainnya hanya masing-masing satu permohonan rekomendasi. (bug)


