spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAFahri Hamzah Minta Penataan Kawasan Jempol Perhatikan Akses Pejalan Kaki

Fahri Hamzah Minta Penataan Kawasan Jempol Perhatikan Akses Pejalan Kaki

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) H. Fahri Hamzah meminta kontraktor pelaksana penataan lanjutan kawasan Jempol tetap memperhatikan akses pejalan kaki atau pedestrian dan penataan lokasi parkir.

“Kami minta area pedestrian harus menjadi prioritas penanganan jangan sampai tercampur dengan lokasi parkir karena pasti akan cepat rusak nantinya,” kata Fahri saat melakukan kunjungan di lokasi Pantai Jempol, Jumat, 12 September 2025.

Ia melanjutkan, kalaupun nanti disiapkan lokasi untuk Lapak UMKM, maka area pedestrian yang sudah ditetapkan tidak boleh diganggu. Termasuk juga untuk tempat parkir harus dipastikan lokasinya, jangan sampai keberadaan parkir itu mengganggu pengunjung yang datang.

“Lokasi ini kan akan dibuat dua jalur, sehingga harus dipikirkan lokasi parkirnya dan tidak mengganggu akses masyarakat. Kalau tidak, mereka nanti akan parkir sembarangan,” ujarnya.

Penataan kawasan pesisir laut jempol ini lanjut Fahri dilakukan karena lokasi tersebut merupakan pinggir dari daerah sehingga harus dipercantik. Selain penataan, di pinggir pantai tersebut juga nantinya akan disiapkan trek jalan kaki (pedestrian) sehingga bisa menjadi lokasi aktivitas bisnis.

“Jadi, pada intinya strukturnya harus bisa mempengaruhi gaya hidup kita, bahwa kita harus tampak bersih. Karena orang tidak mau datang jika pinggir pantainya kotor dan banyak sampah,” ucapnya.

Pemerintah juga meyakinkan selain penataan kawasan, Kementerian PKP juga akan mengupayakan adanya penataan terhadap rumah masyarakat. Hal tersebut dilakukan dengan harapan ekonomi masyarakat bisa terus menggeliat sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan.

“Pasti akan kita pikirkan untuk penataan lainnya di kawasan tersebut, salah satunya rumah masyarakat, tetapi untuk sementara ini kita akan melihat hasil dari penataan kawasan pantai tersebut dulu sebagai bahan acuan,” tambahnya.

Wamen juga menekankan pentingnya menjadikan kawasan pesisir sebagai pusat aktivitas ekonomi. “Dengan fasilitas yang memadai, kawasan pantai bisa menjadi tempat mencari penghidupan yang layak bagi masyarakat,” pungkasnya. (ils)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO