Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Wasisin memastikan seluruh warga miskin ekstrem di Kabupaten Lotim akan mendapat layanan kesehatan secara gratis Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Pembentukan rumah sakit dhuafa itu katanya sesuai dengan cita-cita besar Bupati Lotim dua periode (2004-2008 dan 2013-2018) H. Moch Ali Bin Dachlan.
Menurutnya, jumlah penduduk miskin ekstrem di Lotim 3,2 persen agau sekitar 46 ribu jiwa atau setara dengan 15 ribu kepala keluarga. Jumlah itu termasuk dalam data 14,51 persen total penduduk yang berada dibawah garis kemiskinansebesar 14,51 dari total penduduk, atau 185 ribu jiwa.
“Nanti akan dibuatkan kartu khusus kepada warga miskin ekstrem” terang Bupati H. Iron – sapaan akrabnya, Jumat, 12 September 2025.
Sesuai namanya, Rumah Sehat Dhuafa ini benar-benar akan memberikan layanan kesehatan yang gratis bagi warga miskin.
Sesuai informasi dari Baznas RI yang akan memberikan operasional selama dua tahun, keberadaan rumah sehat Baznas Lotim ini akan jadi contoh daerah lain. Pasalnya, Lotim katanya menjadi satu satunya daerah yang sudah siap fisiknya. Beda dengan daerah lain yang baru mulai menyiapkan lahan.
Bupati sudah menetapkan memilih Rumah Sakit Lombok Timur (RSLT) yang ada di Labuhan Haji sebagai rumah sehat Baznas..Pilihan ini sangat berasalan karena diketahui tgedung RSLT Labuhan Haji ini dibangun dengan dana Baznas di era Bupati Ali BD dan H. Iron menjadi Wakil Bupati periode 2013-2018 lalu.
RSLT dipindah ke Masbagik, yakni di lokasi pembangunan rumah sakit baru yang lokasinya di Puskesmas Masbagik. Jumlah tenaga medis rumah sehat ini lebih dari 200 orang. Semuanya akan ditanggung gajinya selama dua tahun pertama operasional.
Lebih jauh soal rencana Rumah Sehat Dhuafa ini, kata Bupati selain operasional akan ada bantuan alat kesehatan juga. Nilai alat kesehatan yang akan dibeirkan Rp 22 miliar. “Kita tidak minta dalam bentuk uang, tapi alat kesehatan,” sebutnya.
Pimpinan Baznas RI dalam waktu dekat akan berkunjung ke Lotim mengecek kesiapan Lotim. Proposal Pemkab Lotim ini pun sudah diserahkan langsung oleh Bupati kepada pimpinan Baznas dan langsung mendapat respon menggembirakan.
Sebelumnya, Ketua Baznas Lotim, H. Muhammad Kamli menyatakan, apa yang rencana akan diberikan Baznas RI ini merupakan hasil lobi langsung Bupati Lotim H. Haerul Warisin dengan datang langsung ke Gedung Baznas di Jakarta bebebeapa waktu lalu.
Pimpinan Baznas RI sangat menyambut baik karena memang sudah diprogramkan sejak lama rumah sehat Baznas. Menyambut hal itu, saat ini sedang dalam proses administrasi pemindahan aset gedung RSLT menjadi milik Baznas. (rus)


