Giri Menang (suarantb.com) – Seorang penumpang KMP Parama Kalyani yang menyeberang dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar, berinsial SJ terjun dari kapal, pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 16.30 Wita. Untungnya, SJ, warga Narmada Lombok Barat itu, berhasil diselamatkan oleh kru kapal. Namun kejadian ini sempat menghebohkan penumpang lainnya.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Lembar Agus Djoko Triyanto yang dikonfirmasi Suara NTB, membenarkan kejadian penumpang yang terjun dari atas Kapal tersebut. “Ya benar ada kejadian itu (penumpang terjun dari atas kapal),” kata Djoko.
Namun Djoko tidak merinci identitas korban dan titik koordinat korban menjatuhkan diri dari kapal. Yang jelas kejadian ini telah ditangani oleh pihak Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (Polsek KP3 Lembar).
Penumpang ini naik KMP Parama Kalyani yang bertolak dari Pelabuhan Padangbai sekitar pukul 13.30 siang. Memasuki perairan Lombok, penumpang ini terjun atau menjatuhkan diri dari atas kapal. Namun penumpang ini bisa diselamatkan. “Penumpang meloncat, tapi berhasil diselamatkan,” imbuhnya.
Kapal pun melanjutkan perjalanan hingga sandar di dermaga Pelabuhan Lembar. Penumpang pun selanjutnya dibawa ke Polsek KP3. Djoko menyarankan konfirmasi lebih lanjut terkait penanganannya ke Polsek KP3 Lembar.
Berhasil Dievakuasi
Sementara itu, Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Ipda Imran mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian penumpang terjun dari atas kapal KMP Parama Kalyani, pada hari Minggu, 14 September 2025 sekitar pukul 16.30 wita.
“Seorang pengguna jasa terjatuh atau terjun ke laut dari kapal pada saat perjalanan dari Pelabuhan Padangbai Bali menuju Pelabuhan PT ASDP Lembar,” terangnya.
Disebutkan, identitas penumpang ini bernama SJ (22), seorang mahasiswa berasal dari Desa Keru, Kecamatan Narmada, Lombok Barat Barat.
Ia menerangkan, kronologi kejadian tersebut, pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 wita oleh kru kapal yang berjaga. Kru kapal melihat penumpang ini melompat ke laut. Posisi kapal pada saat korban melompat ke laut sudah masuk wilayah perairan Lombok. Melihat kejadian itu, kru kapal pun melaporkan kejadian tersebut kepada Kapten Kapal.
Selanjutnya, Kapten melakukan manuver dengan memutar kapal dan mencari korban. “Dan korban ditemukan, selanjutnya kru kapal menurunkan sekoci untuk melakukan evakuasi,” jelasnya.
Setelah dilakukan evakuasi, korban pun berhasil dinaikkan ke atas kapal. Diduga penumpang ini di bawah pengaruh minuman keras. Kapal pun melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Lembar. Sekira pukul 18.30 Wita, kapal berhasil sandar di Dermaga II Pelabuhan PT ASDP Lembar dan melakukan bongkaran.
“Korban kami evakuasi bersama Personil BKO TNI AL dan petugas BKK Lembar,” imbuhnya.
Korban selanjutnya dibawa ke Mako Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas BKK Lembar. Hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan dalam keadaan baik. Setelah memastikan korban kodisinya sehat, KSPK 1 berupaya menghubungi pihak keluarga untuk dilakukan penjemputan ke Mako Polsek KP3.
“Saat ini korban masih diamankan di Mako Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar sampai dilakukan penjemputan oleh pihak keluarga,” tutupnya. (her)



