Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram, mengurasi ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengisi stan kegiatan MotoGP Indonesia pada 3-5 Oktober 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, NTB.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram HM Ramadhani di Mataram, Senin 15 September 2025, mengatakan dari ratusan UMKM yang didata ditargetkan sekitar 30 UMKM akan diambil untuk ikut serta di stan UMKM MotoGP.
“Sebanyak 30 UMKM yang akan kami libatkan itu sebagian besar UMKM dari pelaku kuliner, karena biasanya kuliner menjadi incaran penonton,” katanya. Namun demikian, kuota untuk UMKM kriya dan konveksi, tetap ada meskipun jumlahnya lebih kecil dibandingkan UMKM kuliner.
Para pelaku UMKM yang sudah dikurasi tersebut, akan diminta siap-siap untuk mengisi stan yang akan disiapkan baik oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun dari BUMN.
Namun demikian, lanjutnya, saat ini pihaknya masih menunggu undangan dari Provinsi NTB untuk pengisian stan UMKM di areal Sirkuit Mandalika. “Biasanya, kami kabupaten/kota diundang untuk membahas pembagian stan tapi sejauh ini belum ada,” katanya.
Ia berharap undangan pengisian stan UMKM oleh pihak provinsi bisa segera diterima agar bisa segera ada kejelasan berapa UMKM yang bisa ikut serta. “Kalau tahun lalu, ada sekitar 29 UMKM. Tahun ini, kami berharap bisa lebih banyak lagi,” katanya.
Di sisi lain, kata Dhani, dari hasil evaluasi pelaksanaan tahun ke tahun, para pelaku UMKM berharap agar stan yang disiapkan pemerintah pusat maupun daerah bisa pada lokasi strategis agar mudah dijangkau pembeli.
Terutama, pembeli atau penonton dari luar daerah, sebab jika penonton dari lokal biasanya membawa makanan sendiri. “Posisi stan UMKM sangat menentukan omzet pelaku usaha,” katanya. (ant)


