Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa kembali menggelar kegiatan opening ceremony yang menandakan dimulainya kegiatan Sail to Indonesia yang digelar di Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Senin, 15 September 2025 malam.
Ajang atau event tahunan tersebut menghadirkan peserta dari sejumlah negara salah satunya Prancis, Inggris, dan Australia. Para peserta Sail tersebut nantinya akan diajak bertualang ke sejumlah destinasi wisata unggulan daerah yang sudah disiapkan pemerintah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu bentuk upaya Pemerintah dalam mempromosikan pariwisata Sumbawa ke dunia,” kata Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, Senin malam.
Jarot turut berterima kasih ke ketua Yacht Rally Organizer Raymond T Lesmana yang sudah memilih dan mampir di Sumbawa. Pihaknya berharap kehadiran para Yatcher ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan jumlah wisatawan.

“Ada 22 lokasi yang akan dikunjungi oleh para yatcher ini, dan kami sangat bersyukur Sumbawa mendapatkan waktu tinggal yang lama dibandingkan dengan daerah lain selama enam hari full,” ucapnya.
Jarot, berharap melalui momentum event internasional itu, Sumbawa akan lebih dikenal di seluruh dunia. Baik itu melalui ulasan para Yatcher di majalah pariwisata maritim maupun di dinding media sosial para Yatcher yang saat ini berada di Sumbawa.

“Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mengenalkan destinasi wisata yang kita miliki kepada dunia. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan event tersebut,” tutupnya.
Sementara itu, Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Lalu Ahmad Nur Aulia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sail to Indonesia ke Sumbawa. Tentu hal ini diharapkan bisa menjadi pelecut dalam meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke daerah.
“Pemerintah sangat serius dalam mengembangkan destinasi wisata di Teluk Saleh yang di dalamnya ada Labuhan Jambu menjadi salah satu kawasan strategis untuk pengembangan perikanan dan pariwisata,” ucapnya.
Pemerintah pun memastikan akan terus mengembangkan destinasi yang ada agar semakin berkualitas, aman dan layak untuk dikunjungi oleh para wisatawan,” ujarnya.
Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Sumbawa untuk berinteraksi secara positif, karena NTB merupakan daerah yang sangat bagus. Bukan hanya keindahan alamnya, tetapi juga budaya, kulinernya termasuk sikap ramah tamah masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus berlanjut di masa yang akan datang. Sehingga tingkat kunjungan wisatawan bisa terus meningkat di Sumbawa,” tambahnya.
Ia menambahkan, kawasan Teluk Saleh, termasuk desa Labuhan Jambu, telah ditetapkan sebagai kawasan strategis untuk pengembangan sektor perikanan dan pariwisata. Komitmen ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Ini adalah bagian dari komitmen Bapak Gubernur NTB. InsyaAllah, kawasan ini akan terus dikembangkan menjadi destinasi unggulan, tidak hanya di NTB tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” tukasnya.
Raymond T. Lesmana, perwakilan dari International Yacht Rally Organizer, dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas kesiapan tuan rumah dalam menyambut peserta.
“Sail ini sudah kami gelar sejak tahun 2017, dari 43 kabupaten dan tujuh kota yang kami singgahi, Labuhan Jambu ini yang paling cepat dalam menyiapkan infrastruktur baharinya. Ini bukan sekadar lokasi singgah, tapi menjadi hub wisata bahari mulai dari memancing, surfing, hingga snorkeling,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta asal Prancis, Mr. Juan yang mewakili rekannya turut membagikan pengalamannya selama berada di Sumbawa. Ia mengaku sangat terkesan dengan keramahan masyarakat lokal.
“Saya sangat menikmati pengalaman ini. Di sini saya diterima dengan hangat, diajak berinteraksi, berfoto, bahkan berenang bersama hiu paus dalam waktu cukup lama. Pengalaman ini hanya saya rasakan di Indonesia, terutama di Sumbawa,” tutupnya. (ils)



