BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah kecamatan tersebut di Lombok Timur (Lotim). Berdasarkan data terakhir, sedikitnya tiga kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Aikmel, Kecamatan Wanasaba, dan Kecamatan Pringgabaya.
“Kita perlu juga membantu masyarakat kita yang terdampak. Logistiknya karena beberapa bahan makanan masyarakat terendam, hanyut, nanti kita bantu dari BPBD provinsi. Ada juga dari kabupaten Lotim,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD) NTB, Ir.H.Ahmadi, Jumat, 19 September 2025.
Bantuan logistik yang disiapkan antara lain berupa beras, makanan siap saji, susu, gula, dan lauk pauk. Meski tidak separah banjir yang sempat melanda Kota Mataram, pemerintah memastikan kebutuhan dasar warga tetap menjadi prioritas penanganan. “Biasanya kita bantu logistik, ada makanan, beras, susu, gula, lauk pauk,’’ katanya.
Ia menyebut, dari hasil peninjauan, kerusakan infrastruktur akibat banjir kali ini tidak terlalu parah sehingga tidak sampai menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). Namun demikian, beberapa jembatan yang rusak sudah mulai didata untuk segera diperbaiki.
“BTT tidak ada kalau kita lihat dari segi kerusakan-kerusakan infrastruktur tidak terlalu parah. Beberapa jembatan juga rusak, kalau pun itu menjadi kewenangan provinsi. Pendataan terakhir kita sampaikan kepada provinsi untuk kita segera perbaiki secepatnya,” katanya.
Kerusakan sarana dan prasarana (sarpras) juga lebih kepada sarpras kabupaten. Walau demikian, Pemprov NTB tetap akan mendata, jika ditemukan ada kerusakan sarpras provinsi, lanjut Pemprov akan menindaklanjuti.
“Hujan yang kemarin, hampir 4 jam. Karena fenomena kemarau basah. Aikmel terus ke Timur itu. Artinya kerusakan banyak di prasarana kewenangan kabupaten,’’ ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan logistik, pemerintah juga menyoroti penyebab meluapnya air ke jalan akibat terbatasnya kapasitas drainase yang tersumbat sampah dan alih fungsi saluran oleh masyarakat. (era)

