spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMMutasi Batal Digelar Pekan Ini

Mutasi Batal Digelar Pekan Ini

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram batal menggelar mutasi pejabat pekan ini. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan baru menyelesaikan uji kompetensi Inspektur Inspektorat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H. Lalu Alwan Basri mengatakan, mutasi pejabat tidak bisa digelar pekan ini. Pasalnya, hasil uji kompetensi jabatan Inspektur Inspektorat akan diserahkan hari ini (kemarin,red) ke Wali Kota. Selanjutnya, pihaknya akan bersurat ke Gubernur untuk menyampaikan hasil uji kompetensi tersebut. “Insya Allah, pekan depan,” jawab Sekda ditemui pada, Jumat, 19 September 2025.

Seluruh berkas dan nama pejabat yang akan dimutasi telah dipersiapkan. Baperjakat juga memiliki banyak pertimbangan untuk melalukan pergeseran pejabat. Pertimbangan ini kata Sekda, disampaikan ke pejabat pembina kepegawaian, tetapi sepenuhnya menjadi hak prerogative dari kepala daerah untuk memutasi pejabat. “Kami juga sudah tuntas. Tetapi kita tidak tahu mungkin nanti ada perubahan lagi,” pungkasnya.

Untuk pengisian jabatan fungsional yang ditinggal karena promosi, meninggal dan mutasi keluar kota diminta rekomendasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Sementara itu, Wali Kota Dr. H. Mohan Roliskana sebelumnya telah meminta badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan untuk mempersiapkan segala kebutuhan administrasi dan lain sebagainya, untuk persiapan mutasi. Pasalnya, draf nama pejabat yang akan dimutasi telah diterima dan akan didiskusikan dengan Sekda Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri. “Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan. Paling telat pekan depan sudah bisa kita lakukan mutasi,” kata Wali Kota.

Mutasi kali ini kata orang nomor satu di Kota Mataram, adalah gerbong paling besar karena menyasar pejabat eselon II, III, dan IV. Hal ini dilakukan karena selama ini,ada kebiasaan tidak sering melakukan mutasi atau pergeseran pejabat.

Akan tetapi lanjutnya, tergantung dari situasi dan kondisi apabila dibutuhkan untuk menggelar mutasi dalam waktu dua atau tidak kali. “Kita ada tradisi tidak sering melakukan mutasi,” jelasnya.

Menurut Mohan, rotasi pejabat sangat dibutuhkan. Beberapa waktu sebelumnya telah dipersiapkan, tetapi tertunda oleh beberapa peristiwa sehingga diharapkan tidak ada halangan, karena banyak jabatan kosong.

Rotasi pejabat sesuatu yang mutlak dilakukan, agar pejabat tidak terlalu lama menempati satu posisi supaya tidak ada kejenuhan atau perlu penyegaran, untuk memotivasi pejabat untuk berinovasi. “Iya, betul banyak pejabat yang telah lama menempati posisi di atas lima tahun,” ujarnya. (cem)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO