Giri Menang (Suara NTB) – Siswa SMKN 1 Gerung Lombok Barat (Lobar) Abimanyu Yudha P mengharumkan nama sekolah dan NTB di tingkat nasional. Abimanyu meraih juara III Youth 16-17 (48 kilogram) pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muay Thai 2025.
Kepala SMKN 1 Gerung Hj Erni Zuhara, M.Pd., dikonfirmasi Sabtu, 20 September 2025 di kantornya menyampaikan Abimanyu Yudha P baru masuk sekolah dan saat ini duduk di Kelas X Jurusan Perhotelan 1.
Abimanyu, memiliki potensi besar pada cabang olahraga Muay Thai. Bakatnya ini belum terdeteksi pada waktu masuk sekolah, namun dari latihan yang dilakukan pihak sekokah pun mengutusnya mewakili sekolah ikut kejuaraan tersebut. Dan pada waktu ikut lomba, panitia provinsi bersurat ke sekolah untuk meminta izin mengikutsertakan siswanya tersebut mewakili NTB.
‘’Ia pun ikut pada lomba kelas 48 kilogram bertanding dengan peserta lainnya dari daerah se Indonesia. Dan alhamdulillah, ia dapat juara, sebuah permulaan yang baik bisa bersaing di level nasional menghadapi peserta lain yang lebih dulu eksis,” ujarnya.
Pihak sekolah pun mengapresiasi atas prestasi siswanya ini. Dan pihak sekolah terus mendorong dan mendukung untuk mengembangkan bakatnya tersebut. Kendati di sekolah sendiri belum ada Ekskul Muay Thai, namun ada stafnya yang menjadi pelatih Muay Thai. Dengan keberhasilan siswanya ini, menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan daerah, karena tidak saja mengangkat nama sekolah, tapi juga membawa nama harum daerah.
Pada waktu yang hampir bersamaan juga lanjut dia, pihaknya melalui teaching factory SMKN 1 Gerung menggandeng pihak Iduka menjadi mitra dalam mengembangkan produksi busana untuk jurusan DPB (Desain dan Produksi Busana). Beberapa produk dari Iduka ini dibantu diproduksi di sekolah oleh siswa siswi Jurusan Busana. Hal ini untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan siswa siswi. “Alhamdulillah sudah dua tahun berjalan, imbuhnya.
Produk busana yang dihasilkan siswa siswi pun diperkenalkan pada acara fashion di Mataram. Acara yang difasilitasi pihak perbankan ini kebetulan dibuka oleh Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal. “Anak-anak kami tampil di sana,”jelasnya.
Dalam pengembangan teaching factory ini, lanjut Erni, pihak sekolah mengandeng atau kerja sama dengan industri sebagai bentuk link and match antara sekolah dengan Iduka.
Bahkan, saat ini siswanya sedang mengerjakan pesanan dari pihak perbankan untuk pakaiannya. Melalui teaching factory ini, pihak sekolah ingin meningkatkan skill mereka sesuai dengan mode kekinian dan standar industri, sehingga begitu mereka lulus, bisa mencari kerja atau diserap oleh pihak industri. (her)



