Rabu, Maret 11, 2026

BerandaNTBSUMBAWASumbawa Butuh Revitalisasi Kebocoran Kolam BBI di Rhee

Sumbawa Butuh Revitalisasi Kebocoran Kolam BBI di Rhee

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Sumbawa mengaku saat ini keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) yang berada di kecamatan Rhee sudah sangat membutuhkan revitalisasi karena kondisinya yang cukup memprihatinkan.

“Yang paling menonjol dan butuh perhatian serius adalah kebocoran di sejumlah tempat pembibitan ikan dan kami berharap bisa menjadi atensi pemerintah,” kata Kata Kadislutkan melalui Kabid Perikanan Tangkap, H. Burhanuddin, kepada wartawan, Selasa, 23 September 2025.

Ia melanjutkan, terjadinya kebocoran tersebut mengakibatkan biaya operasional BBI menjadi tinggi karena berdampak pada ketersediaan air. Kondisi tersebut kembali diperparah ketika musim kemarau, karena debit air yang berkurang dan harus berbagi dengan petani yang berada di sekitar lokasi.

“Memang masalah utama ketika ketika musim kemarau karena debit airnya berkurang meskipun tidak pernah kering kalau musim hujan kan airnya berlimpah,” ujarnya.

Apalagi untuk kebutuhan air di fase budi daya ikan ini sangat tinggi karena harus berkelanjutan untuk airnya. Kondisi ini tentu akan menjadi persoalan ketika terjadi kebocoran lantaran harus menyedot air secara terus menerus.

“Revitalisasi BBI ini sangat kita perlukan untuk menjaga stok bibit ikan di Sumbawa termasuk sebagai upaya melakukan re-stoking ikan di sejumlah aliran sungai,” ucapnya.

Ia pun tidak menampik hampir setiap tahun selalu ada revitalisasi terhadap bangunan BBI ini bahkan masalahnya selalu sama yakni kebocoran. Tentu pihaknya berharap apa yang menjadi kendala selama ini bisa menjadi atensi serius pemerintah.

“Memang setiap tahun pasti ada revitalisasi, tetapi karena kondisi saat ini masih ada kebocoran sehingga kami berharap bisa kembali ditangani untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan,” tukasnya. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES
IKLAN





VIDEO