spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMDorong Pemkot Serius Benahi Sistem

Dorong Pemkot Serius Benahi Sistem

ANGGOTA Komisi II DPRD Kota Mataram, H. Munawir, SP., MM., menyoroti pentingnya penataan dan pengelolaan parkir tepi jalan umum sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam sebuah rapat bersama jajaran Dinas Perhubungan Kota Mataram, ia menekankan bahwa sektor parkir memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Potensi parkir di kota ini besar. Masyarakat kita sudah terbiasa membayar parkir, bahkan pada nominal dua ribu rupiah meskipun masih ada yang membayar seribu. Artinya, kesadaran sudah tumbuh. Sekarang tinggal bagaimana pemerintah mengelola dengan lebih serius,” ujarnya.

Menurut Munawir, perkembangan usaha di kota ini berbanding lurus dengan peningkatan aktivitas parkir, khususnya di jalan-jalan utama. Banyak pelaku usaha dan pengunjung yang menggunakan fasilitas parkir tepi jalan, namun belum semuanya dikelola secara profesional oleh petugas yang memiliki integritas dan dibina secara memadai.

“Jangan sampai potensi ini bocor hanya karena kurangnya pengawasan. Kita harus bisa memanfaatkan sumber daya yang ada dan meminta dukungan dari komisi terkait agar pengelolaan parkir benar-benar bisa memberikan manfaat besar, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat,” tegas politisi PPP ini.

Lebih lanjut, Munawir juga menyoroti bahwa banyak petugas parkir di lapangan belum mendapatkan pembinaan yang baik. Ia bahkan menyampaikan secara jenaka bahwa sebagian besar petugas parkir tampak “gemuk-gemuk”, yang menurutnya bisa jadi karena pendapatan mereka cukup besar dari hasil parkir. Namun ia menekankan pentingnya integritas agar pemasukan dari parkir benar-benar masuk ke kas daerah.

“Petugas parkir kita banyak yang tidak kurus, artinya penghasilan mereka mungkin cukup. Tapi di sisi lain, ini jadi pertanyaan: apakah semua hasil parkir sudah masuk ke kas daerah? Maka pengawasan dan pembinaan itu penting,” katanya.

Anggota dewan dari daerah pemilihan Mataram ini menambahkan, sistem teknologi bisa membantu mendeteksi dan mencatat pemasukan parkir, namun pada akhirnya bergantung pada kejujuran dan komitmen petugas di lapangan.

“Kalau yang memasukkan data tidak jujur, sistem pun tidak bisa bekerja maksimal. Maka tugas bapak-bapak di dinas adalah mengawasi dan mengontrol pelaporan agar sesuai dengan kondisi di lapangan,” demikian Munawir.

Rapat tersebut diakhiri dengan ajakan untuk semua pihak berkontribusi dalam meningkatkan PAD dari sektor parkir, tanpa meminggirkan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sektor ini. (fit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO