Mataram (Suara NTB) – Sejumlah aksesoris kota yang dipasang di sejumlah lokasi di Mataram, dirusak. Kerusakan pernak-pernik ini, mengganggu wajah Ibukota Provinsi NTB tersebut.
Pantauan Suara NTB, aksesoris kota yang dirusak berupa lampu hias yang dipasang di bundaran pesawat latih di depan bekas Bandara Selaparang, di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Rembiga. Pot bunga besar yang dipasang di sepanjang TGH. Faisal, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya serta pot bunga di Jalan By Pass-Mataram di Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, juga hancur. Padahal, fasilitas umum tersebut belum genap setahun dipasang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi menerangkan, kerusakan aksesoris kota seperti lampu hias bundaran pesawat latih di depan bekas Bandara Selaparang, dipicu akibat ditabrak oleh pengendara.
Posisi lampu hias yang berada di bawah, sehingga secara tidak sengaja tertabrak. Demikian pula, pot bunga besar di Jalan TGH. Faisal, juga rusak ditabrak kendaraan saat bermanuver. “Jadi bukan sengaja dirusak, melainkan tidak sengaja ditabrak oleh pengendara,” jelas Denny.
Pihaknya sempat mencurigai kerusakan itu, apakah faktor disengaja dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab atau unsur lainnya. Setelah dilakukan pemeriksaan melalui kamera pengawas, ternyata aksesoris kota itu tertabrak.
Pengendara telah bertanggungjawab dengan mengganti kerusakan tersebut. “Mereka sanggup mengganti kerusakan,” pungkasnya.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata menambahkan, perbaikan aksesoris kota akan dialokasikan anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2026.
Ia mengimbau masyarakat menjaga dan merawat fasilitas publik yang dibangun pemerintah, sehingga Kota Mataram terlihat cantik dan tertata dengan baik. (cem)


