spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWASumbawa Kembali Usulkan Tiga Lokasi Pembangunan Dapur MBG

Sumbawa Kembali Usulkan Tiga Lokasi Pembangunan Dapur MBG

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa, kembali mengusulkan tiga lokasi pembangunan dapur dalam rangka menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke pemerintah pusat yang nantinya akan di biayai APBN.

“Tiga lokasi tambahan yang kita usulkan itu berada di Kecamatan Lunyuk, Lantung, dan Ropang, tinggal kita menunggu hasil visit dari Kementerian terkait untuk proses lebih lanjut,” kata Kepala Bappeda melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Dr. Rusmayadi, kepada Suara NTB, Rabu, 8 Oktober 2025.

Ia melanjutkan, usulan awal tiga dapur MBG untuk kecamatan Labuhan Badas, Alas, dan Empang sudah dilakukan visitasi tinggal menunggu menunggu informasi lebih lanjut. Pembagian zona itu dilakukan supaya dalam distribusi makanan nantinya bisa lebih cepat.

“Pada prinsipnya enam lokasi yang kita usulkan itu bertujuan untuk memudahkan distribusi makanan dari dapur MBG ke sekolah-sekolah sekitar,” ujarnya.

Pemerintah pun berharap, rencana pembangunan dapur MBG ini bisa segera terealisasi. Sehingga upaya pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045 mendatang bisa terealisasi dengan penyiapan gizi yang baik.

“Mudah-mudahan kalau tidak ada hambatan dalam waktu dekat sudah mulai eksekusi pembangunannya sehingga operasional dapurnya bisa dilakukan di awal tahun nanti,” ucapnya.

Pemerintah daerah lanjutnya hanya diminta menyiapkan lokasi saja sementara untuk sumber daya manusianya (SDM) langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kendati demikian, pemerintah juga akan segera berkoordinasi dengan BUMDes dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk menyiapkan bahan baku yang dibutuhkan.

“Tetap akan kita libatkan sektor ekonomi lokal masyarakat, sehingga keberadaan dapur tersebut akan memberikan dampak yang luas bagi perekonomian masyarakat di sekitar lokasi dapur,” ujarnya.

Ia menambahkan, total sasaran penerima program tersebut jika 6 dapur tersebut beroperasi mencapai 18.000 orang anak. “Di mana masing-masing dapur nantinya akan menangani sebanyak 3.000 orang anak,” tukasnya. (ils)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO