MENGHADAPI musim hujan yang mulai berlangsung, Pemerintah Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, menyatakan kesiapsiagaannya dengan membentuk Tim Siaga Bencana tingkat kelurahan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana, khususnya banjir, yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi.
Lurah Selagalas, Yusrin mengatakan, tim siaga bencana ini melibatkan seluruh unsur masyarakat, di antaranya kepala lingkungan, ketua RT, kader kesehatan, karang taruna, satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas), serta aparat keamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
“Posko siaga sudah kami siapkan di Kantor Kelurahan Selagalas. Dari sana, tim akan melakukan pemantauan dan merespons cepat jika terjadi bencana, terutama banjir,” jelasnya, Senin, 13 Oktober 2025.
Menurutnya, pembentukan tim siaga merupakan langkah strategis, mengingat sebagian wilayah Kelurahan Selagalas masuk dalam zona rawan bencana, terutama banjir. Beberapa titik telah dipetakan sebagai lokasi berisiko tinggi saat hujan deras mengguyur.
Yusrin menyebutkan, wilayah yang paling rawan terdampak banjir adalah Lingkungan Kebun Duren dan kompleks BTN Riverside Park . Kawasan ini dinilai rentan karena posisinya berdekatan langsung dengan aliran sungai dan berada di kontur tanah yang lebih rendah.
“Pengalaman pada Juli 2025 lalu menjadi pelajaran penting bagi kami. Saat itu, hujan deras menyebabkan genangan cukup parah dan air sungai meluap ke permukiman warga. Maka dari itu, tahun ini kami siapkan antisipasi lebih dini,” ujarnya.
Selain membentuk tim siaga, pihak kelurahan juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah bencana dengan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air dan drainase.
“Kami mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke selokan atau sungai. Pastikan saluran air dan resapan tidak tersumbat,” tegas Yusrin.
Ia menambahkan, pemerintah kelurahan akan melakukan pemantauan berkala di titik-titik rawan banjir, serta mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana.
“Kami terus membangun komunikasi dengan BPBD, kecamatan, dan unsur terkait lainnya agar upaya penanganan bencana bisa lebih cepat, tepat, dan terarah,” pungkasnya.
Dengan langkah antisipatif ini, Pemerintah Kota Mataram melalui Kelurahan Selagalas berharap masyarakat lebih waspada dan sigap menghadapi musim hujan, sekaligus meminimalkan risiko kerugian akibat bencana. (pan)


